Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Sebuah Keluarga Baku Hantam Gara-gara iPod

Sebuah Keluarga Baku Hantam Gara-gara iPod


- detikInet

Washington - Pertengkaran dalam keluarga merupakan hal yang lumrah terjadi. Namun, bagaimana jika pertengkaran keluarga tersebut mengakibatkan salah seorang anggota keluarga dijebloskan ke penjara. Apalagi hanya lantaran masalah sepele, seperti karena iPod, tentu akan lain ceritanya.

Itulah yang kira-kira terjadi pada sebuah keluarga di Amerika Serikat yang memulai perkelahiannya -- bukan hanya pertengkaran -- antara si ayah, ibu dan anak laki-lakinya hanya gara-gara iPod.

Seperti dikutip detikINET dari Seattletimes, Jumat (11/1/2008), kejadian ini berawal ketika si anak laki-laki keluarga ini ingin men-download lagu-lagu kesayangannya dari komputer ke iPod. Namun, pada saat yang bersamaan si ayah ternyata tengah menggunakan komputer tersebut, sehingga permintaan si anak untuk menggunakan komputer pun ditolak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, tatkala si ayah meninggalkan ruangan, si anak segera menggunakan komputer untuk melaksanakan niatnya men-download lagu. Mengetahui hal tersebut, si ayah rupanya tak senang. Ia lantas menyita iPod tersebut sebagai hukuman atas kelancangan si anak.

Entah apa ada pemicu lain, merasa tak terima, si anak tiba-tiba malah langsung menyerang ayahnya. Dengan perasaan kesal, ia mencakar serta menendang (maaf) selangkangan ayahnya berulangkali. Anehnya, kata Deputi Polisi setempat, si ibu yang mengetahui pertengkaran ini bukannya melerai malah berlaku sebaliknya. Seakan tak mau ketinggalan, ia pun menghajar suaminya di bagian wajah hingga beberapa kali.

Akibat perbuatannya, si ibu 'nekad' ini akhirnya ditangkap polisi dan harus mendekam di penjara Kitsap County, Washington. Sementara si anak yang berusia 13 tahun yang terlibat dalam pertengkaran tersebut telah dilaporkan ke bagian kenakalan remaja.

Menanggapi perbuatannya, si ibu yang berusia 44 tahun tersebut berkilah, suaminya terlalu keras terhadap anaknya. Ia menganggap, tak seharusnya si suami menyita iPod anaknya. (ash/ash)




Hide Ads