×
Ad

Trump Minta Bos Google Ubah Nama Samudra Atlantik, Langsung Ditolak

Virgina Maulita Putri - detikInet
Jumat, 23 Okt 2026 17:10 WIB
Foto: REUTERS/Nathan Howard
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sepertinya masih senang mengubah nama perairan di sekitar negaranya. Ia mengaku belum lama ini meminta CEO Google Sundar Pichai untuk mengubah nama Samudra Atlantik.

Saat berpidato dalam kampanye di South Carolina, Trump menceritakan bagaimana ia membujuk Pichai untuk mengubah nama Samudra Atantik di Google Maps.

Sebelumnya Google sudah menuruti permintaan Trump untuk mengubah nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika dan Danau Ontario menjadi Danau Amerika.

"Kita sudah punya danau dan kita sudah punya teluk, sekarang kita butuh sungai dan kita butuh samudra," ujar Trump dalam pidatonya, seperti dikutip dari Mashable, Jumat (23/10/2026).

Trump mengatakan ia sempat mempertimbangkan untuk mengubah nama Samudra Atlantik menjadi Samudra Trump atau Samudra Amerika. Namun, ia mengaku Pichai langsung menolak usulan tersebut dengan alasan samudra melibatkan lebih banyak negara.

"Lalu saya berkata, 'Sundar, saya sedang berpikir (untuk mengubah nama) Samudra Atlantik, bisakah kamu menanganinya? 'Tidak, tidak, tidak, kali ini saya tidak bisa melakukannya,' katanya," ujar Trump saat menceritakan ulang percakapannya dengan Pichai.

"Dia bilang, 'Samudera itu berbeda, Pak. Anda tahu, samudera mencakup-mencakup banyak sekali-mencakup banyak negara. Tolong jangan minta kami lakukan itu,'" sambungnya.

Trump mengatakan ia mungkin akan mengurungkan rencananya untuk mengubah nama Samudra Atlantik. Namun, ia tiba-tiba melontarkan gagasan untuk mengubah nama Samudra Pasifik menjadi Samudra Amerika.

"Menurut Anda, bagaimana Eropa akan menanggapinya? Kira-kira mereka akan setuju atau tidak?" ucap Trump.

Trump sebelumnya mengubah nama Teluk Meksiko dan Danau Ontario karena berselisih dengan negara tetangganya, Meksiko dan Kanada. Perubahan nama itu diumumkan setelah ia menandatangani perintah eksekutif, dan penyedia layanan peta online seperti Google Maps dan Apple Maps langsung menurutinya.

Tidak diketahui apa yang mendasari keinginan Trump untuk mengubah nama Samudra Atlantik atau Samudra Pasifik. Google hingga saat ini belum menanggapi klaim Trump soal percakapannya dengan Pichai.



Simak Video "Video Terpopuler Sepekan: AS-Iran Perang Lagi, Piala Dunia Terakhir Ronaldo"

(vmp/vmp)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork