Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Pusat Data Yandex Rusia Diserang Ukraina, Sejumlah Layanan Lumpuh

Pusat Data Yandex Rusia Diserang Ukraina, Sejumlah Layanan Lumpuh


Virgina Maulita Putri - detikInet

Yandex
Logo Yandex (Foto: CNN)
Jakarta -

Serangan drone Ukraina melumpuhkan dua dari lima pusat data milik raksasa teknologi Rusia Yandex. Akibatnya, sejumlah layanan milik perusahaan yang dijuluki 'Google-nya Rusia' ini mengalami gangguan.

Drone Ukraina menyerang pusat data Yandex yang berada di wilayah Sasovo dan Kaluga, Rusia pada 8 dan 9 Oktober kemarin. Serangan tersebut merupakan tindakan balasan terhadap serangan drone Rusia yang menargetkan pusat data Ukraina, yang mengganggu layanan seluler dan internet di Ukraina sejak akhir September.

Ukraina juga meluncurkan serangan ketiga di pusat data Yandex yang berada di wilayah Vladimir, Rusia pada Minggu (11/10). Yandex mengatakan pusat datanya di Vladimir ditutup total karena mengalami kerusakan yang signifikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yandex mengatakan tidak ada karyawannya yang terluka, tetapi mengakui adanya gangguan pada beberapa layanan. Pengguna di Rusia melaporkan kesulitan mengakses layanan milik Yandex seperti Yandex Mail, Disk, Documents, Pay, dan Market.

Menurut laporan Kyiv Post, layanan Yandex Music dan Telemost juga sempat tumbang pada Minggu kemarin. Asisten suara Alice, pesaing Siri dan Alexa buatan Yandex, juga tidak bisa diakses.

ADVERTISEMENT

Karena pusat data Yandex juga merupakan infrastruktur cloud penting untuk layanan lain, dampak gangguan tersebut tersebar luas. Layanan lainnya yang terdampak seperti bank online T-Bank, platform exchange kripto Rapira, Russian Railways, hingga website klub sepak bola Spartak Moscow, seperdi dikutip dari Tom's Hardware, Senin (12/10/2026).

Tidak hanya itu, pusat data Yandex di Sasovo juga merupakan rumah bagi dua komputer super bernama Chervonenkis dan Lyapunov yang diotaki chip Nvidia A100. Chervonenkis pernah menduduki peringkat ke-19 dalam daftar komputer super terkuat pada tahun 2021.

Namun, akibat sanksi negara Barat Yandex tidak dapat meningkatkan kemampuan sistem tersebut. Kedua mesin tersebut digunakan untuk melatih model AI, termasuk YandexGPT, large language model (LLM) terdepan di Rusia.

Pusat data kini menjadi sasaran baru dalam peperangan pada tahun 2026. Setelah Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran pada bulan Februari, drone Iran menghancurkan beberapa pusat data Amazon di Bahrain dan Uni Emirat Arab.

Insiden di pusat data Yandex pekan lalu terjadi setelah serangan Rusia terhadap fasilitas telekomunikasi dan komputasi Ukraina. Sejak 23 September, serangan Rusia telah merusak pusat data milik setidaknya delapan perusahaan Ukraina, termasuk Virtual Systems, MiroHost, CosmoNova, DataGroup, dan CityHost.



(vmp/fay)




Hide Ads