Itulah yang sedang diperjuangkan oleh sejumlah peserta lomba ketahanan ber-Internet non-stop selama 100 jam yang digagas oleh Indosat di Denpasar - Bali. Dimulai pada Jumat siang (21/12/2007), lomba yang berhadiah utama sebuah notebook tersebut akan ditutup pada Selasa sore (25/12/2007).
Dengan lima buah notebook yang dapat digunakan untuk berlomba, sejumlah peserta diharuskan mengantri bergantian, menunggu jika ada peserta yang tumbang atau tidak sanggup meneruskan lomba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gugur
Sejumlah peserta pun berguguran. Ada yang karena tidak kuat melek terus-menerus tanpa duduk, ada pula yang mengundurkan diri karena tiba-tiba teringat ada tugas sekolah yang harus diselesaikan. Peserta memang datang dari berbagai usia dan kalangan.
Yogi Nuriffirmanto, adalah salah satu peserta yang cukup tangguh bertahan sejak awal hingga memasuki hari ketiga perlombaan. Hanya boleh diselingi dengan keperluan rutin untuk mandi, buang air dan makan, Yogi terus bertahan.
"Melek sih masih kuat, tetapi kaki ini rasanya tebal," ujar Yogi kepada detikINET, Minggu (23/12/2007). Dengan mata memerah lantaran kurang tidur, Yogi pun hanya menjawab sepatah-sepatah pertanyaan yang diajukan kepada pria berusia 35 tahun tersebut.
Maklum, jebolan D3-Akuntansi yang masih melajang ini, terbiasa untuk memaku dirinya di depan komputer warnet, ketika sedang dikejar tenggat waktu pekerjaan sebagai freelancer web designer. "Tetapi yang ini beda, karena harus berdiri dan tidak tidur," paparnya dengan senyum yang seakan dipaksakan.
Cuti
Berdasarkan informasi terkini yang didapat detikINET, Senin (24/12/2007) sesaat sebelum berita ini diturunkan, Yogi pun terpaksa menyerah pada sekitar pukul 2 dini hari tadi dengan catatan waktu 59 jam. Para jawara lain yaitu Surwitama (19), juga tumbang setelah ber-Internet tanpa henti selama 62 jam
Sementara itu Joko Sudiro, yang mulai lomba bersamaan dengan Yogi dan Surwitama, masih bertahan hingga berita ini diturunkan. Joko (32), adalah seorang pegawai pada harian Nusa di Denpasar. Senin ini seharusnya dia sudah masuk kantor. "Saya ambil cuti saja ke kantor," ujarnya, demi memperebutkan sebuah notebook.
Lomba ketahanan ber-Internet tersebut diselenggarakan dalam rangka ujicoba 100 jam Internet StarOne online nonstop. Tiap notebook yang digunakan oleh peserta lomba, telah dilengkapi dengan datacard ataupun ponsel yang berisikan kartu fixed-wireless StarOne berbasiskan infrastruktur CDMA besutan Indosat.
Peserta pun leluasa untuk berselancar ke sejumlah situs dalam maupun luar negeri, bermain game online di Yahoo!, chatting dan aneka kegiatan online lainnya. Dari sisi teknis infrastruktur Internet, tidak ada hambatan yang berarti. Pastinya, peserta diminta untuk tidak melakukan aktifitas download file yang besar secara simultan tanpa henti.
Sejumlah makanan dan minuman bergizi tinggi juga disediakan secara cuma-cuma bagi peserta lomba. Sejumlah panitia dari Indosat Bali yang juga bergantian begadang, telah menyiapkan paramedik untuk rutin memeriksa kondisi kesehatan peserta lomba, maupun untuk berjaga-jaga dalam keadaan darurat.
Baca juga:
Dukung Potensi Bali
Indosat Ujicoba Internet StarOne 100 Jam Online NonstopΒ . (dbu/dbu)