OpenAI memperluas keluarga GPT-6 dengan meluncurkan GPT-6 Sol dan GPT-6 Luna. Keduanya menawarkan sejumlah kemampuan yang sebelumnya diperkenalkan lewat GPT-6 Astra, tetapi dengan kecepatan dan biaya penggunaan yang lebih terjangkau.
GPT-6 Sol ditujukan untuk pekerjaan kompleks seperti coding dan tugas profesional. Sementara GPT-6 Luna menyasar pekerjaan bervolume tinggi dengan tujuan jelas, seperti meringkas dokumen, mengekstrak informasi, hingga menjawab pertanyaan dengan cepat.
Adapun GPT-6 Astra masih menjadi model terkuat OpenAI. Perusahaan merekomendasikannya untuk pekerjaan paling kompleks ketika pengguna lebih mengutamakan hasil maksimal ketimbang biaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu peningkatan terbesar GPT-6 Sol dan Luna justru ada di harga. OpenAI memangkas harga API keduanya hingga 50% dibanding harga promosi generasi GPT-5.6.
GPT-6 Sol dibanderol USD 2 per satu juta token input dan USD 10 untuk output. Sebelumnya GPT-5.6 Sol masing-masing dikenakan USD 4 dan USD 20.
GPT-6 Luna jauh lebih murah, yakni USD 0,10 per satu juta token input dan USD 0,50 untuk output. OpenAI mengatakan efisiensi ini salah satunya dicapai melalui peningkatan sistem caching dan inference.
Tak cuma lebih murah, OpenAI mengklaim tingkat kesalahan GPT-6 Sol ikut berkurang. Dalam evaluasi internal berdasarkan percakapan nyata yang sebelumnya ditandai pengguna karena mengandung kesalahan faktual, GPT-6 Sol menghasilkan sekitar separuh jumlah kesalahan pendahulunya.
GPT-6 Luna juga mengalami peningkatan. Pada tingkat reasoning yang lebih tinggi, OpenAI mengklaim kemampuannya dapat menyamai GPT-5.6 Sol dengan biaya sekitar seperseratusnya. Perlu dicatat, hasil tersebut berasal dari evaluasi internal OpenAI dan belum tentu menggambarkan performa pada semua penggunaan di dunia nyata.
Kemampuan coding turut menjadi andalan. Dalam benchmark DeepSWE 1.1, GPT-6 Sol mencatat skor 68,8% pada tingkat reasoning maksimum. GPT-6 Luna mencatat 66,6%. OpenAI juga membawa peningkatan kemampuan penggunaan komputer dan gaya komunikasi yang diklaim lebih jelas, ringkas, dan minim jargon.
OpenAI turut meningkatkan prompt caching GPT-6. Input yang berhasil menggunakan cache mendapat diskon hingga 90%. GitHub melaporkan peningkatan tersebut telah memangkas lebih dari 50% bagian prompt token yang perlu diproses ulang pada miliaran permintaan ke model OpenAI di Copilot.
GPT-6 Sol dan Luna tersedia di ChatGPT Work dan Codex untuk sebagian besar akun berbayar serta melalui API. Luna juga tersedia untuk pengguna ChatGPT Free dan Go, sementara peluncuran ke aplikasi dan situs ChatGPT dilakukan secara bertahap.
Menariknya, peluncuran GPT-6 Sol dan GPT-6 Luna membuat persaingan AI semakin panas. Anthropic memperkenalkan pesaingnya, Claude Opus 5.5, hanya sekitar 90 menit sebelum GPT-6 Sol dan Luna diumumkan.

