Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Acara Kumpul Karyawan Elon Musk Berujung Penikaman Berdarah

Acara Kumpul Karyawan Elon Musk Berujung Penikaman Berdarah


Fino Yurio Kristo - detikInet

The greatest fear, an intruder in the house.
Foto: iStock
Jakarta -

Memilih teman bergaul dengan cermat selalu menjadi langkah yang bijak agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan, seperti yang menimpa pegawai SpaceX dan Tesla ini. Meski sama-sama berada di perusahaan Elon Musk, mereka terlibat insiden berdarah.

Menurut saluran TV lokal FOX7, salah satu manajer yang bekerja SpaceX, Kyle Gonzalez, ditangkap atas dugaan penikaman terhadap seorang karyawan kontrak Tesla dalam sebuah acara team building yang berakhir kacau balau.

Saat sedang menghabiskan malam bersama sekelompok rekan kerja dan teman, Gonzalez dilaporkan terlibat adu mulut sengit dengan pekerja Tesla tersebut gara-gara permainan biliar di Waterhole Saloon, sebuah bar pinggir jalan yang terletak tepat di pinggiran Austin, Texas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Dokumen pengadilan yang ditinjau oleh meda Austin American-Statesman menyebutkan bahwa manajer SpaceX tersebut berang setelah salah satu wanita yang datang ke bar bersamanya, malah menghampiri sang kontraktor Tesla untuk memuji penampilannya saat menyanyi karaoke.

Ketika pegawai Tesla itu mengajak wanita tersebut bermain biliar bersama, Gonzalez diduga naik pitam dan melontarkan ancaman bahwa ia akan membunuh kontraktor tersebut.

Dikutip detikINET dari Futurism, pada saat itulah Gonzalez diduga mengeluarkan pisau sakunya dan menikam leher pria tersebut, yang mengakibatkan luka tusuk yang cukup lebar

Kontraktor yang tidak disebutkan namanya itu kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani operasi dan saat ini diperkirakan akan selamat. Bisa dikatakan, pertikaian ini dilatarbelakangi rasa cemburu.

Gonzales dilaporkan ditemukan sedang bersembunyi di sebuah area parkir di dekat lokasi kejadian, masih dalam kondisi memegang pisau yang berlumuran darah.

Dokumen pengadilan mencatat pernyataan manajer SpaceX tersebut yang beralasan bahwa ia bersembunyi demi keselamatannya, meskipun ia kemudian meminta maaf atas serangan itu. Ia didakwa atas tindak pidana penyerangan dengan senjata mematikan dan uang jaminannya ditetapkan sebesar USD 25.000.



(fyk/fyk)




Hide Ads