"G-o-o-g-l-e bukanlah ejaan yang normal di Cina dan orang-orang tak mengucapkannya dengan benar. Kebanyakan orang mengejanya 'go go'," ungkap presiden Google Cina, Kai-fu Lee seperti dikutip detikINET dari Bloomberg, Jumat (14/12/2007).
Lee pun menyatakan akan mencoba strategi periklanan baru untuk mengatasi hambatan bahasa ini. Alamat internet di Cina memang dibuat berdasar sistem bernama 'Hanyu Pinyin' yang menerjemahkan karakter huruf Cina ke dalam huruf latin. Bunyian 'gle', suku kata terakhir Google ternyata tak eksis di Cina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Google memang kalah cukup telak dari Baidu. Baidu menguasai 61 persen pangsa pasar di Cina dan Google hanya sekitar 30 persen saja. Di lain pihak, keperkasaan Baidu juga membuat raksasa mesin cari lainnya, Yahoo keteteran. Pangsa pasar Yahoo di Cina kini hanya mencapai sekitar 10 persen saja. (fyk/dwn)