×
Ad

Perusahaan Jepang Bikin Ambulans Khusus untuk Rawat Robot

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 15 Sep 2026 15:00 WIB
Foto: Kyodo
Jakarta -

Ambulans yang membawa pasien manusia sudah umum ditemukan. Di Tokyo, Jepang akan ada ambulans yang dirancang khusus untuk perawatan robot humanoid.

Perusahaan teknologi Jepang GMO Internet Group belum lama ini memamerkan mobile van yang dirancang khusus untuk membawa teknisi, peralatan perbaikan, komponen suku cadang, dan robot humanoid cadangan ke lokasi.

GMO Air mengatakan ini adalah van pertama di Jepang yang dirancang khusus untuk perawatan robot humanoid. Jika robot tidak dapat diperbaiki di lokasi, robot yang rusak akan dibawa ke pusat perbaikan dan akan digantikan sementara dengan robot cadangan.

"Ambulans humanoid tersebut membawa humanoid pengganti ke lokasi dan menggantikan humanoid yang rusak," kata engineer GMO Air Shota Takizawa, seperti dikutip dari Euronews, Selasa (15/9/2026).

Layanan ini dikembangkan setelah GMO Air mengalami masalah ketika robot humanoidnya yang rusak harus dikirim untuk diperbaiki.

"Belajar dari pengalaman tersebut, kami memikirkan ide untuk menyediakan robot humanoid pengganti," kata Tomohiro Uchida, CEO GMO Air.

Meskipun tampak luarnya terlihat seperti ambulans biasa dengan lampu berwarna ungu di atapnya, kendaraan ini pada dasarnya adalah bengkel berjalan. Interiornya memiliki ruang untuk robot, laptop, dan peralatan perbaikan.

Saat ini baru ada satu ambulans robot yang berbasis di kantor pusat GMO di Tokyo, tapi mereka mengatakan jumlahnya dapat ditambah jika permintaan meningkat.

"Ketika humanoid menjadi lebih populer, layanan semacam ini akan dibutuhkan," ujar Takizawa.

Peluncuran layanan robot ambulans ini terjadi di tengah meningkatnya persaingan dalam bidang robot humanoid, khususnya antara Amerika Serikat dan China.

China sudah membangun industri manufaktur robot humanoid yang didukung oleh investasi pemerintah dan rantai pasok domestik, sedangkan perusahaan AS bersaing ketat di bidang AI dan robotika canggih. Menurut estimasi McKinsey, pasar untuk robot serbaguna akan tembus USD 370 miliar pada tahun 2040.

Jepang, yang sudah lama menjadi produsen robot industri utama, kini berupaya memperkuat posisinya di kategori robot bertenaga AI. Pada bulan Juni, pemerintah Jepang memasang target untuk memperkenalkan 10 juta robot pada tahun 2040 di 18 sektor, termasuk perawatan kesehatan, layanan makanan, dan manufaktur.



Simak Video "Video: Joko Prabuwesi, Robot Humanoid Sahabat Warga"

(vmp/vmp)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork