×
Ad

Binus @Bekasi Resmi Buka Program Artificial Intelligence

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Sabtu, 12 Sep 2026 14:45 WIB
Foto: BINUS University
Jakarta -

Binus University resmi meluncurkan Program Artificial Intelligence (AI) di kampus Binus @Bekasi pada minggu ini. Langkah ini diambil untuk memperluas akses pendidikan kecerdasan buatan bagi generasi muda, sekaligus menyiapkan lulusan yang relevan dengan lonjakan adopsi teknologi AI di berbagai sektor bisnis tanah air.

Penyelenggaraan program ini menjadi semakin krusial mengingat data Kementerian Komunikasi dan Digital memproyeksikan Indonesia membutuhkan 12 juta talenta digital pada 2030, di mana masih terdapat selisih kesenjangan sekitar tiga juta talenta yang harus dipenuhi.

Tingginya Adopsi AI di Indonesia

Laporan Microsoft Work Trend Index 2026 mengungkapkan fenomena menarik: sebanyak 33% pekerja di Indonesia kini tergolong pengguna AI tingkat lanjut (advanced users). Angka ini melebihi dua kali lipat rata-rata global yang hanya berada di kisaran 16%, membuktikan bahwa AI telah bergeser dari sekadar alat bantu menjadi strategi inti dalam dunia kerja.

Rektor Binus University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menegaskan bahwa penguasaan AI harus mendorong inovasi bernilai tambah.

"Perluasan program Artificial Intelligence merupakan bagian dari komitmen Binus University untuk membuka kesempatan yang semakin luas bagi generasi muda Indonesia. Kami ingin mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi inovator yang menghadirkan solusi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," ujar Dr. Nelly, dalam keterangan yang diterima detikINET.

Relevan dengan Ekosistem Industri Bekasi

Mengusung konsep Business, Service, and Technology Campus, kehadiran program AI di Binus @Bekasi diproyeksikan untuk menjawab langsung tantangan riil di kawasan industri dan bisnis ekosistem lokal.

Direktur Kampus Binus @Bekasi, Prof. Gatot Soepriyanto, Ph.D., menjelaskan bahwa mahasiswa akan mempelajari bagaimana teknologi AI diterapkan untuk kebutuhan nyata di lingkungan industri sekitar yang berkembang dinamis.

Dari sisi akademis, Dekan School of Computer Science Binus University, Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, menyampaikan bahwa kurikulum program dirancang secara multidisiplin. Materi mencakup integrasi matematika, data science, machine learning, computer vision, natural language processing (NLP), hingga Internet of Things (IoT) dan robotika.

Fokus pada Keterampilan Kritis dan Etika AI

Selain keahlian teknis, pemahaman konteks bisnis dan etika menjadi prioritas utama. Riset Microsoft menunjukkan bahwa 62% responden di Indonesia menganggap kemampuan berpikir kritis kian vital di era AI, dan 60% menekankan pentingnya kontrol kualitas terhadap luaran (output) AI.

Senior Data Scientist & AI Consultant Lintasarta Cloudeka, Nicholas Dominic, turut menambahkan bahwa industri saat ini membutuhkan individu teknis yang mampu membaca data secara kritis dan berkolaborasi untuk menghasilkan solusi nyata.

Melalui gerakan #AIverywhereInBinus dan semangat AI Empowers @ Binus, kampus ini optimistis dapat mencetak lulusan yang siap bersaing di era AI Economy secara etis dan bertanggung jawab.



Simak Video "Video AI Bikin Konsumsi Air Dunia Melejit: Dampaknya Bisa Kekeringan!"

(asj/asj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork