Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Anthropic Tuding Alibaba Sedot Claude hingga 151 Juta Kali

Anthropic Tuding Alibaba Sedot Claude hingga 151 Juta Kali


Adi Fida Rahman - detikInet

London, UK - 05 03 2025: Apple iPhone screen with Artificial Intelligence icons internet AI app application ChatGPT, DeepSeek, Gemini, Copilot, Grok, Claude, etc.
Anthropic Tuding Alibaba Sedot Claude hingga 151 Juta Kali Foto: Getty Images/alexsl
Jakarta -

Anthropic mengungkap dugaan operasi besar-besaran yang memanfaatkan Claude untuk membantu meningkatkan kemampuan model AI rival. Kasus terbesar disebut terkait Alibaba, dengan lebih dari 151 juta interaksi palsu yang menurut Anthropic diarahkan untuk membantu pengembangan model Qwen.

Selain Alibaba, Anthropic juga menyebut DeepSeek, Moonshot AI, Xiaomi, dan sejumlah laboratorium AI China lainnya dalam laporan ancaman terbarunya. Perusahaan menilai aktivitas tersebut sebagai bentuk illicit distillation, yakni memanfaatkan keluaran model yang lebih kuat untuk mempercepat pelatihan model lain.

Penting dicatat, tudingan ini berasal dari investigasi Anthropic dan belum diverifikasi secara independen. Alibaba maupun perusahaan lain yang disebut juga belum terbukti secara hukum melakukan pencurian teknologi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Claude Dipakai untuk Latih AI Rival

Distillation sebenarnya merupakan teknik yang umum digunakan dalam industri AI. Model yang lebih kecil dapat dilatih menggunakan keluaran model yang lebih besar untuk menghemat biaya dan waktu pengembangan.

Masalahnya, Anthropic menuduh sebagian perusahaan memakai Claude melalui akun palsu dan melanggar pembatasan layanan untuk mengumpulkan data dalam skala sangat besar.

Anthropic mengatakan Alibaba menjalankan kampanye terbesar, dengan lebih dari 151 juta interaksi yang diduga membantu meningkatkan Qwen. Moonshot dan DeepSeek juga disebut menyalurkan percakapan pengguna asli ke Claude untuk mengumpulkan data pelatihan.

Ini jauh lebih besar dibandingkan laporan Anthropic pada Februari 2026. Saat itu, perusahaan mengatakan DeepSeek, Moonshot dan MiniMax menghasilkan lebih dari 16 juta pertukaran melalui sekitar 24.000 akun palsu.

AI Juga Dipakai untuk Serangan Siber

Laporan Anthropic tidak hanya membahas persaingan antar-model AI.

Perusahaan juga mendokumentasikan semakin luasnya pemakaian AI oleh kelompok siber dari Rusia dan China. Claude disebut dimanfaatkan dalam beberapa tahap serangan, mulai dari menyusun phishing, mengumpulkan informasi target, hingga memodifikasi malware agar lebih sulit terdeteksi.

Anthropic mengatakan tren ini menunjukkan peran manusia mulai bergeser dari pelaksana utama menjadi semacam supervisor, sementara AI menangani semakin banyak tahapan teknis secara otomatis.

Temuan tersebut datang hanya dua hari setelah pemerintah Amerika Serikat menuduh enam perusahaan AI China, termasuk Alibaba, DeepSeek dan Moonshot, menggunakan distillation untuk menyalin kemampuan model buatan Anthropic, OpenAI, Google dan SpaceX. China menolak tudingan tersebut dan menyebut distillation sebagai teknik yang netral serta umum digunakan di industri AI.

Persaingan AI pun kini tidak lagi hanya soal siapa punya benchmark tertinggi. Pertarungannya mulai bergeser ke pertanyaan yang lebih rumit: siapa yang boleh belajar dari keluaran model lain, dan kapan distillation berubah dari teknik biasa menjadi penyalahgunaan, demikian dilansir dari Reuters.



(afr/afr)




Hide Ads