×
Ad

3 Pendaki Tersesat di Gunung Karena Andalkan AI

Virgina Maulita Putri - detikInet
Minggu, 06 Sep 2026 09:20 WIB
Foto: Google Gemini
Jakarta -

Tiga pendaki pemula mencoba mendaki Gunung Shasta di California, Amerika Serikat dengan merencanakan perjalanannya menggunakan Google Gemini. Namun, mereka justru terjebak dan harus diselamatkan karena mendapatkan informasi yang salah.

Gemini awalnya memberi tahu mereka bahwa pendakian itu hanya akan memakan waktu 8 jam, dan para pendaki disuruh membawa makanan dengan karbohidrat sederhana karena lemak membutuhkan waktu lama untuk dicerna.

Akibatnya, mereka hanya membawa ransel berisi makanan dan air secukupnya untuk pendakian singkat, tanpa membawa tenda untuk tempat beristirahat atau pakaian hangat.

Kantor Sheriff Siskiyou County mengatakan tiga pendaki tersebut sudah berada di base camp pada 29 Agustus, dan memulai pendakiannya pada tanggal 30 Agustus pukul 3.00 waktu setempat.

Menurut informasi Gemini mereka seharusnya sudah sampai di puncak pukul 12.00 dan bisa langsung turun. Nyatanya mereka membutuhkan waktu 16 jam untuk mendaki dan baru tiba di puncak pukul 19.00.

Karena kondisi sudah gelap saat mereka turun, para pendaki melenceng dari jalur yang seharusnya. Kondisi diperparah karena salah satu pendaki mengalami cedera lutut.

Mereka menggunakan aplikasi AllTrails untuk navigasi, tetapi ponsel dengan aplikasi tersebut mati sebelum mereka berhasil turun. Mereka membawa charger baterai cadangan tapi tidak berfungsi, sehingga mereka hanya mengandalkan penglihatan saat turun gunung.

Para pendaki kemudian menelepon 911 untuk meminta petunjuk arah. Namun, petugas kehutanan baru sampai untuk menyelamatkan mereka pukul 9.30 keesokan harinya, dan menemukan pendaki dalam keadaan lelah, lapar, dan haus.

Parahnya, kondisi cuaca tidak memungkinkan penyelamatan menggunakan helikopter, sehingga para pendaki harus turun dengan berjalan kaki, yang memakan waktu sekitar 9 jam untuk mencapai dasar.

"Kami terlalu bergantung pada AI daripada pemikiran kritis kami sendiri," kata para pendaki tersebut kepada petugas hutan, seperti dikutip dari SFGate, Minggu (6/9/2026).

Kantor Sheriff Sisikiyou County mengimbau semua pendaki untuk menghubungi stasiun Penjaga Hutan Gunung Shasta sebelum pendakian mereka untuk mendapatkan informasi yang akurat dan jangan mengandalkan AI untuk merencanakan pendakian.



Simak Video "Google Cloud Ungkap Peran AI dalam Mendorong Transformasi Bisnis di Indonesia"

(vmp/vmp)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork