Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Mendadak Kaya dari AI, Pemuda Ini Beli Rumah Rp 1,2 Triliun

Mendadak Kaya dari AI, Pemuda Ini Beli Rumah Rp 1,2 Triliun


Fino Yurio Kristo - detikInet

Rumah mewah juragan AI
Raup Harta dari AI, Pemuda Ini Beli Mansion Rp 1,2 Triliun. Foto: NY Post
San Francisco -

Tony Wu Yuhuai, salah satu pendiri lab kecerdasan buatan xAI milik Elon Musk yang lahir di China, memicu perbincangan di media sosial setelah dilaporkan menghabiskan USD 70 juta (Rp 1,2 triliun) untuk sebuah mansion raksasa dengan enam kamar tidur di California.

Kesepakatan properti tersebut, rekor terbesar di wilayah Bay Area sepanjang tahun ini, menjadikan bintang AI berusia 31 tahun ini sebagai pusat perhatian. Ia tak sendiri, ada banyak talenta AI usia muda yang kini kaya raya.

Menurut laporan The San Francisco Standard, Wu tampaknya adalah pembeli properti seluas 4,8 hektar di Hillsborough, kawasan elit California yang letaknya tak jauh dari Silicon Valley.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Properti ini dirancang dengan gaya vila Italia di tepi danau. Foto-foto properti yang tersembunyi dan tenang berjuluk Villa de Verano itu memperlihatkan halaman depan luas serta pepohonan rimbun yang menaungi bangunan utama dengan enam kamar tidur dan sebuah rumah tamu besar.

Properti mewah tersebut dilengkapi lapangan golf pribadi sembilan lubang, amfiteater luar ruangan berkapasitas 150 kursi, dan akuarium berkapasitas 2.100 galon, beserta berbagai fasilitas lainnya. Wu yang meninggalkan xAI awal tahun ini, tidak memberikan tanggapan atas laporan itu.

ADVERTISEMENT
Rumah mewah juragan AIRumah mewah juragan AI. Foto: NY Post

Di 2023, Wu turut mendirikan xAI, yang kini berganti nama jadi SpaceXAI, setelah masa kerjanya di Google sebagai ilmuwan riset sejak 2021. Sebelumnya, Wu pernah magang di OpenAI dan DeepMind milik Google sebagai ilmuwan riset.

Saat di xAI, Wu adalah salah satu dari 12 anggota tim pendiri bersama Musk, sekaligus pengembang inti chatbot Grok, dengan fokus pada matematika AI dan pengembangan mesin yang mampu bernalar. Ia sempat menarik perhatian media di 2025 ketika duduk di sebelah Musk selama live stream peluncuran Grok 3.

Wu mengumumkan kepergiannya dari xAI bulan Februari beberapa hari setelah xAI diakuisisi SpaceX, dalam kesepakatan yang memvaluasi SpaceX sebesar USD 1 triliun dan xAI sebesar USD 250 miliar.

"Sudah waktunya untuk babak saya selanjutnya. Ini adalah era yang penuh berbagai kemungkinan: tim kecil yang dipersenjatai AI dapat memindahkan gunung dan mendefinisikan ulang apa yang mungkin dilakukan," tulisnya saat itu.

Lahir dan besar di Hangzhou, Wu pindah ke Kanada saat SMA. Ia lulus dari Universitas New Brunswick dengan gelar sarjana matematika tahun 2015. Wu lalu meraih gelar PhD machine learning tahun 2021 di Universitas Toronto, tempat ia belajar di bawah bimbingan ilmuwan AI terkemuka Jimmy Ba, anak didik perintis AI, Geoffrey Hinton.

Adapun nilai kekayaan bersih Wu yang sebenarnya tidak diketahui, meskipun hartanya dipastikan meningkat setelah SpaceX mengakuisisi xAI.



(fyk/fyk)
TAGS




Hide Ads