Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
'Inggris Gagal Gara-Gara Kebanyakan Nge-game'

'Inggris Gagal Gara-Gara Kebanyakan Nge-game'


- detikInet

Jakarta - Kekalahan timnas Inggris yang berbuah pada tidak lolos ke Piala Eropa 2008 dituding sebagai akibat kebanyakan main game. Cari kambing hitam ya?

Demikian pendapat Rob Green, kiper tim sepakbola Divisi Utama Inggris West Ham United. "Saya rasa kami akan punya tim terbaik jika kita masuki rumah-rumah dan buang semua PlayStation, Xbox dan video game," ujar Green kepada surat kabar Metro yang dikutip detikINET dari CVG, Jumat (30/11/2007).

Menurut Green, negara lain seperti Brazil dan Argentina, memiliki pemain kelas dunia karena penduduknya memandang sepakbola sebagai hidup-mati. Sedangkan di Inggris, ujar Green, keinginan untuk melarikan diri dari situasi yang ada tidak cukup kuat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Green bukan satu-satunya sosok yang menyalahkan video game. Manajer Portsmouth, Harry Redknapp pun menuding budaya Xbox sebagai pembunuh sepakbola di Inggris.

"Saya sekarang jarang melihat anak-anak main tendang-tendangan di taman. Hanya cahaya gemilang dari ruang tidur akibat televisi dan komputer. Agaknya, sepakbola tak bisa bersaing melawan Xbox," keluh Redknapp.Β  (wsh/ash)







Hide Ads