Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Neymar Menangis, Tarian Terakhirnya Bersama Brasil Berakhir Pahit

Neymar Menangis, Tarian Terakhirnya Bersama Brasil Berakhir Pahit


Adi Fida Rahman - detikInet

Soccer Football - FIFA World Cup 2026 - Round of 16 - Brazil v Norway - New York New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, U.S. - July 5, 2026 Brazils Neymar Jr. looks dejected after the match as Brazil are eliminated from the World Cup REUTERS/Jeenah Moon
Neymar Menangis, Tarian Terakhirnya Bersama Brasil Berakhir Pahit. Foto: REUTERS/Jeenah Moon
Jakarta -

Air mata tak terbendung dari wajah Neymar setelah peluit panjang berbunyi di New York New Jersey Stadium (MetLife Stadium), Senin (7/7/2026) dini hari WIB. Tarian terakhir sang megabintang bersama Timnas Brasil berakhir dengan cara yang paling menyakitkan: Selecao tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah 1-2 dari Norwegia di babak 16 besar.

Neymar yang masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-67 sebenarnya masih sempat memberi harapan. Ia mencetak gol lewat titik penalti pada menit ke-90+10, tetapi gol itu hanya menjadi pelipur lara karena Brasil tetap gagal membalikkan keadaan.

Di kubu Norwegia, sosok yang menjadi mimpi buruk Brasil adalah Erling Haaland. Striker tajam itu mencetak dua gol pada babak kedua untuk memastikan negaranya melangkah ke perempat final sekaligus mengubur impian Brasil meraih gelar Piala Dunia keenam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Neymar Umumkan Pensiun dari Timnas Brasil

Sesaat setelah pertandingan usai, Neymar tampil dengan mata sembab saat memberikan pernyataan kepada media. Pemain berusia 34 tahun itu mengonfirmasi bahwa laga melawan Norwegia menjadi penampilan terakhirnya bersama Timnas Brasil.

"Saya sudah berusaha. Saya sudah berusaha. Semua dimulai di sini, di MetLife Stadium, dan saya akhiri di sini juga. Sekarang sudah selesai," ujar Neymar usai laga dikutip dari The Irish sun.

Pernyataan tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan panjang Neymar bersama Selecao. Ia menutup karier internasional sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil, melampaui rekor legenda-legenda sebelumnya.

Piala Dunia 2026 bukan turnamen yang mudah bagi Neymar. Ia datang ke Amerika Serikat setelah sempat dibekap cedera betis grade dua yang membuat kebugarannya belum sepenuhnya pulih.

Sepanjang turnamen, Neymar hanya dua kali tampil sebagai pemain pengganti. Ia masuk saat Brasil menghadapi Skotlandia di fase grup, lalu kembali dimainkan melawan Norwegia di babak 16 besar.

Meski menit bermainnya terbatas, tekad Neymar untuk kembali membela Brasil di panggung terbesar sepak bola dunia tak pernah surut. Penalti yang ia cetak di masa injury time menjadi gol terakhirnya dengan seragam kuning-hijau.

Warganet Kenang Warisan Neymar

Meski mengakhiri karier internasional tanpa trofi Piala Dunia, nama Neymar tetap akan dikenang sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Brasil.

Selama membela Selecao, ia tampil dalam empat edisi Piala Dunia dan menjadi ikon generasi sepak bola Brasil lewat kemampuan dribel, kreativitas, serta insting mencetak golnya.

Malam di MetLife Stadium memang ditutup dengan air mata. Namun, bagi jutaan pendukung Brasil, warisan Neymar akan selalu dikenang sebagai bagian penting dari sejarah sepak bola negeri Samba.

Media sosial pun ikut terharu. Warganet menyampaikan penghormatan atas kiprah Neymar di Timnas Brasil.

"Penghormatan untuk Neymar! Akhir dari sebuah era. Bakatnya tak pernah diragukan! Perjalanan yang bagus. Sejarah telah mengukir namamu dalam catatan sejarah," ujar @algo_reedim.

"Warisanmu akan hidup selamanya dalam dunia sepak bola. Semua hati untuk Neymar," ucap @HackAngel0x11.

"Mereka akan mengingat mahkota yang tak pernah ia kenakan. Aku akan mengingat kegembiraan yang ia berikan. Sang Pangeran yang tak pernah menjadi Raja," ujar @AdvocateOfBarca.

"Sepak bola baru saja kehilangan salah satu penghibur sejati terakhirnya. Obrigado, Neymar," tulis @DelawsTips.

"Akhir dari sebuah era. Dunia sepak bola tidak akan melupakan keajaiban yang Neymar hadirkan setiap kali ia mengenakan seragam Brasil. Terima kasih, Neymar," kata @Kulbhusshan.

Terima kasih, Ney. Tarianmu bersama Brasil memang telah usai, tetapi jejakmu akan terus hidup dalam sejarah sepak bola dunia.



(afr/afr)








Hide Ads