Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Disentil Hakim Saat Sidang, Elon Musk: Saya Bukan Pengacara, Tapi...

Disentil Hakim Saat Sidang, Elon Musk: Saya Bukan Pengacara, Tapi...


Aisyah Kamaliah - detikInet

Elon Musk dan Sam Altman.
Elon Musk vs Sam Altman. Foto: AP/Reuters
Jakarta -

Elon Musk menghadiri sidang dan bersaksi atas kasus OpenAI. Dia menuntut CEO OpenAI Sam Altman telah mengubah haluan OpenAI menjadi perusahaan profit, berbeda dengan perjanjian awal mereka.

Hakim ketua Yvonne Gonzalez Rogers sejak hari pertama menegaskan bahwa waktu juri harus dihormati dan sidang akan dimulai tepat pukul 08.30 dengan batas waktu pukul 14.00. Sejak hari kedua persidangan, ia menuntut agar para pengacara memberitahunya secara tepat berapa banyak waktu yang mereka butuhkan dengan setiap saksi dan berapa lama pernyataan penutup mereka.

Nah, dalam persidangan bersama bos SpaceX tersebut, ketegangan sempat terjadi. Selama pemeriksaan silang Musk, Rogers meminta Musk untuk menjawab pertanyaan saja beberapa kali ketika Musk menyimpang dari topik, dan mengatakan kepadanya bahwa ia tidak lagi diizinkan untuk berbicara tentang kiamat AI hipotetis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Pada hari Kamis, ketika Musk menyela pertanyaan terakhir Savitt dan menyebutnya 'mengarahkan', Rogers dengan cepat mengingatkannya bahwa ia bukan seorang pengacara.

"Ya, saya bukan pengacara. Saya memang mengambil mata kuliah Hukum 101, secara teknis," kilah Musk.

"Anda tidak memiliki pernyataan tentang hukum, setidaknya tidak di pengadilan ini," jawab Rogers, dikutip detikINET dari Business Insider, Selasa (5/5/2026).

Persidangan kasus Elon Musk melawan Sam Altman sejak awal menarik perhatian publik. Bahkan mulai hari pertama, halaman gedung pengadilan dipenuhi orang-orang yang mencoba menyampaikan pendapat atau sekadar ingin dilihat.

Para pengunjuk rasa menentang AI dan Musk muncul setiap hari. Beberapa mengenakan kostum robot dan berjalan-jalan dengan rantai di leher mereka, sementara yang lain membawa potongan gambar Musk seukuran aslinya. Business Insider menggambarkannya 'seperti Halloween di bulan April'.




(ask/fay)






Hide Ads