Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Apple Maps Dituding Hapus Nama Desa di Lebanon, Netizen Protes

Apple Maps Dituding Hapus Nama Desa di Lebanon, Netizen Protes


Adi Fida Rahman - detikInet

Customers walk into an Apple Store after Apples new iPhone XS and XS Max went on sale in Beijing, China September 21, 2018. REUTERS/Jason Lee
Apple Maps Dituding Hapus Nama Desa di Lebanon, Netizen Protes Foto: Jason Lee/Reuters
Jakarta -

Apple Maps kembali menjadi sorotan setelah muncul tudingan bahwa layanan peta milik Apple ini menghapus nama-nama kota, desa, dan pemukiman di wilayah Lebanon Selatan. Isu ini ramai diperbincangkan warganet di berbagai platform media sosial.

Berdasarkan laporan pengguna di Instagram, X (sebelumnya Twitter), Reddit, hingga Facebook, sejumlah nama desa dan kota kecil di Lebanon Selatan tidak lagi muncul di Apple Maps. Yang terlihat hanya kota-kota besar seperti Beirut, Tyre (Sur), dan Sidon (Saida).

Temuan ini langsung memicu reaksi luas. Banyak warganet mempertanyakan perubahan tersebut, terlebih karena di layanan lain seperti Google Maps, nama-nama lokasi tersebut masih ditampilkan secara normal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Beberapa laporan menyebut penghapusan nama tempat tidak hanya terjadi di selatan Lebanon, melainkan hampir di seluruh wilayah negara itu. Hanya segelintir kota besar yang masih berlabel.

Sejumlah pengguna menyebut kondisi ini sebagai bentuk "penghapusan historis" atau historical revisionism. Mereka bahkan menduga ada kaitan dengan situasi geopolitik di kawasan tersebut.

Namun, ada juga pengguna asal Lebanon yang mengklaim bahwa Apple Maps memang selalu "kosong" di luar kota-kota utama di Lebanon, berbeda dengan Google Maps yang lebih detail.

Hingga berita ini ditulis, Apple belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan tersebut.

Respons Netizen

Laporan hilangnya nama desa di Lebanon menuai protes netizen dan langsung menyebar cepat dengan tagar terkait Lebanon dan Apple Maps. Banyak yang menyerukan boikot produk Apple. "Ini bukan kesalahan teknis biasa. Terlalu mencurigakan timing-nya," komentar salah satu pengguna di Reddit.

"Apple telah menghapus nama-nama desa Lebanon di Lebanon Selatan. Saat Israel melakukan invasi, mereka sudah mengatur negara untuk membenarkan pendudukan. Saya belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya," ujar @EthanLevins2.

"Saya benar-benar harus melihat sendiri. Dan benar saja. Apple Maps telah menghapus hampir semua kota di Lebanon dari peta, sementara tetap menampilkan semua kota kecil di Israel dan Suriah dengan jelas," balas @Villgecrazylady.

"Ini sangat distopia! Untuk memberi jalan bagi Israel Raya, Apple Maps telah menghapus semua nama kota untuk seluruh wilayah Lebanon. Ini 100% nyata. Saya memeriksa Google Maps untuk membandingkan, dan, sebaliknya, masih menampilkan semua nama kota di sana. Itu berarti Israel akan melakukan hal yang sama di Lebanon seperti yang mereka lakukan di Gaza," tulis @Housebots.

Apple Maps sering dikritik karena cakupannya yang kurang detail di beberapa negara Timur Tengah. Pada 2020, Apple bareng Google sempat dituduh "menghapus" label Palestina dari peta mereka, meskipun faktanya label "Palestina" sebagai negara memang tidak pernah ada di kedua platform tersebut.




(afr/afr)






Hide Ads
LIVE