Saat mayoritas pengguna smartphone Indonesia masih setia dengan BlackBerry dan mulai melirik Android, seorang anak muda dari Binus justru memilih jalan yang berbeda, dan ia bertahan di jalan itu lebih dari satu dekade.
Tahun 2010. Forum Kaskus masih jadi Google-nya anak muda Indonesia. BlackBerry masih merajai kantong mahasiswa. Sementara iPhone masih barang langka yang susah dicari informasinya.
Di situlah Indra, lulusan jurusan eBisnis Binus, mulai masuk. Bukan sebagai pembeli impulsif, tapi sebagai pengguna yang penasaran dan frustrasi.
"Untuk mencari informasi tentang Apple masih sangat sulit sekali. Kita harus deep dive ke forum-forum seperti Kaskus," kenangnya.
Frustrasi itu ia ubah jadi kontribusi. Sejak 2010, Indra aktif di subforum iKaskus, komunitas pengguna iPhone terbesar di Indonesia kala itu. Ia membuat kanal YouTube iKaskus Channel bukan untuk terkenal, tapi untuk hal yang jauh lebih sederhana: menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terus berulang soal iPhone di forum.
"Video-video itu awalnya saya buat untuk ditaruh di page one forum, supaya bisa membantu menjawab pertanyaan dasar yang sering muncul," ujarnya saat berbincang dengan detikINET.
Satu Keputusan yang Melawan Arus
Enam tahun berlalu. Android makin mendominasi. Jumlah channel tech di YouTube Indonesia makin ramai, dan hampir semuanya bermain aman - membahas semua brand, semua segmen.
Indra justru bergerak berlawanan. Tahun 2016, ia meluncurkan iTechLife - channel yang sejak hari pertama hanya membahas satu ekosistem: Apple.
"Dalam hidup, kita nggak selalu harus ikut arus. Kadang pilihan terbaik justru ada di jalur yang sepi," ujarnya.
"Di tengah ramainya konten Android, sejak awal kami pilih fokus eksklusif bahas Apple. Karena jadi berbeda itu terkadang bisa jauh lebih menyenangkan."
Tagline yang ia pilih pun bukan kebetulan: More Than Tech. Think Different. - sebuah homage langsung ke filosofi Steve Jobs yang sudah lama ia pegang.