Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Think Different di Era Android: Dari Kaskus ke 550 Ribu Subscriber

Think Different di Era Android: Dari Kaskus ke 550 Ribu Subscriber


Adi Fida Rahman - detikInet

Indra iTechLife
Think Different di Era Android: Dari Kaskus ke 550 Ribu Subscriber (Foto: dok Pribadi)
Jakarta -

Saat mayoritas pengguna smartphone Indonesia masih setia dengan BlackBerry dan mulai melirik Android, seorang anak muda dari Binus justru memilih jalan yang berbeda, dan ia bertahan di jalan itu lebih dari satu dekade.

Tahun 2010. Forum Kaskus masih jadi Google-nya anak muda Indonesia. BlackBerry masih merajai kantong mahasiswa. Sementara iPhone masih barang langka yang susah dicari informasinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di situlah Indra, lulusan jurusan eBisnis Binus, mulai masuk. Bukan sebagai pembeli impulsif, tapi sebagai pengguna yang penasaran dan frustrasi.

ADVERTISEMENT

"Untuk mencari informasi tentang Apple masih sangat sulit sekali. Kita harus deep dive ke forum-forum seperti Kaskus," kenangnya.

Frustrasi itu ia ubah jadi kontribusi. Sejak 2010, Indra aktif di subforum iKaskus, komunitas pengguna iPhone terbesar di Indonesia kala itu. Ia membuat kanal YouTube iKaskus Channel bukan untuk terkenal, tapi untuk hal yang jauh lebih sederhana: menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terus berulang soal iPhone di forum.

"Video-video itu awalnya saya buat untuk ditaruh di page one forum, supaya bisa membantu menjawab pertanyaan dasar yang sering muncul," ujarnya saat berbincang dengan detikINET.

Indra iTechLife"Studio" pertama Indra iTechLife tahun 2010 Foto: dok Pribadi

Satu Keputusan yang Melawan Arus

Enam tahun berlalu. Android makin mendominasi. Jumlah channel tech di YouTube Indonesia makin ramai, dan hampir semuanya bermain aman - membahas semua brand, semua segmen.

Indra justru bergerak berlawanan. Tahun 2016, ia meluncurkan iTechLife - channel yang sejak hari pertama hanya membahas satu ekosistem: Apple.

"Dalam hidup, kita nggak selalu harus ikut arus. Kadang pilihan terbaik justru ada di jalur yang sepi," ujarnya.

"Di tengah ramainya konten Android, sejak awal kami pilih fokus eksklusif bahas Apple. Karena jadi berbeda itu terkadang bisa jauh lebih menyenangkan."

Tagline yang ia pilih pun bukan kebetulan: More Than Tech. Think Different. - sebuah homage langsung ke filosofi Steve Jobs yang sudah lama ia pegang.

Indra iTechLifeIndra iTechLife menjadi pembicara di acara XL pada 2012 Foto: doc Pribadi

Lahir dari Kebutuhan Nyata

Salah satu konten paling berkesan bagi Indra bukan review iPhone terbaru atau unboxing produk mahal. Melainkan tutorial editing video menggunakan iMovie di iPhone - di era ketika CapCut belum ada dan editing video di ponsel masih terasa seperti sihir.

"Saya selalu menceritakan pengalaman saya memulai YouTube: semua video dishot dengan iPhone, voice over, editing, hingga proses uploading," ceritanya. "Sehingga saya yakin siapapun juga bisa melakukan hal yang sama jika ada niat untuk belajar."

Pesan itu rupanya nyangkut. Banyak subscriber yang menyapanya saat bertemu langsung, berterima kasih karena tutorial iMovie-lah yang pertama kali membuat mereka berani mencoba.

Nasihat yang hingga kini terus ia ulang juga tak jauh dari sana: "Beli iPhone udah mahal-mahal, sayang banget kalau cuma dipakai sosmed aja. Mending dipakai untuk ngasah skill baru biar bisa dapat cuan dari aset yang udah kita punya."

Indra iTechLifeBehind the scene unboxing iphone 7 kisaran 2016 Foto: doc Pribadi

2026 Masih di Jalan yang Sama

Hari ini iTechLife sudah melewati 550 ribu subscriber. Tapi Indra tidak berhenti di sana. Ia tengah membangun TechLife Studios - tim 3D yang ia bentuk khusus untuk memvisualisasikan render konsep produk Apple yang belum rilis. Sebuah langkah yang, lagi-lagi, memilih jalur yang tidak banyak creator lain ambil.

"Harapannya ke depannya bisa membantu memvisualisasikan bentuk render 3D concept upcoming Apple product kepada audience. Biar kita bisa semakin seru ngomongin spekulasi produk-produk Apple di masa yang akan datang," ujarnya.

Dari forum Kaskus yang sepi peminat hingga studio konten dengan tim 3D - perjalanan Indra adalah bukti bahwa think different bukan sekadar slogan. Kadang, itu adalah strategi bertahan paling masuk akal di industri yang paling ramai sekalipun.

Selanjutnya: Terinspirasi Steve Jobs, Introvert Ini Jadi YouTuber Tech Sukses...

(afr/fay)






Hide Ads
LIVE