×
Ad

Viral Live di Masjid Jepang, Kreator Tuai Pro Kontra

Adi Fida Rahman - detikInet
Senin, 23 Mar 2026 10:15 WIB
Viral Live di Masjid Jepang, Kreator Tuai Pro Kontra. Foto: X.com
Jakarta -

Seorang kreator konten asal Jepang mendadak menjadi sorotan setelah melakukan live streaming di depan masjid terbesar di Jepang. Aksinya memicu perdebatan panas di media sosial, mulai dari dukungan hingga tudingan tidak menghormati tempat ibadah.

Kreator bernama Ken Kenobi dengan akun X @kenobi__ken diketahui melakukan siaran langsung di area trotoar publik di depan Tokyo Camii, masjid ikonik yang juga dikenal sebagai Tokyo Camii & Diyanet Turkish Culture Center.

Dalam video yang diunggah sekitar 20 Maret 2026, Ken terlihat melakukan live streaming seperti biasa. Namun situasi berubah ketika beberapa orang di lokasi-yang diduga pengunjung atau pihak terkait masjid-bereaksi terhadap aktivitas tersebut.

Ia mengklaim mendapat teguran hingga ancaman pemanggilan polisi, bahkan dituduh sebagai Islamophobia atau anti-Islam. Ken pun mengaku terkejut dengan respons tersebut, menyebut dirinya hanya melakukan live di ruang publik.

Video tersebut dengan cepat menyebar di platform X dan menjadi viral. Unggahan itu mengumpulkan puluhan ribu likes, repost, dan komentar dalam waktu singkat.

Respons netizen pun terbelah. Sebagian mendukung Ken Kenobi dengan alasan kebebasan berekspresi di ruang publik. Mereka menilai trotoar adalah area umum yang tidak seharusnya dibatasi untuk aktivitas seperti live streaming.

Namun di sisi lain, banyak yang mengkritik aksinya. Ken dianggap tidak sensitif terhadap lingkungan sekitar, terutama karena lokasi tersebut merupakan tempat ibadah yang memiliki aturan dan nilai tertentu.

"Anda perlu mengetahui sejarah Tokyo Camii sebelum wawancara di sana. Itu adalah aset Kedutaan Besar Turki dan tidak sembarang orang dapat mengambil video dengan bebas. Sama seperti tidak semua orang diizinkan untuk merekam Kedutaan Besar Amerika, bahkan dari luar, " kata @sikasep45.

"Anda mengganggu orang, bukan mewawancarai. Periksa definisi wawancara dan pastikan apa yang Anda lakukan adalah pelecehan," kata @Alienmob.

"Jika Anda memiliki masalah dengan orang-orang yang membangun lembaga keagamaan di Jepang yang bukan berasal dari Jepang, bukankah seharusnya Anda berurusan dengan politisi Anda dan bukan mengganggu orang-orang yang mengikuti hukum dan melakukan apa yang diizinkan oleh hukum?" kata @JS1554404933700.

"Mereka bilang kamu anti-Islam?!! Setelah menonton videomu, aku bisa bilang ya, memang benar." ungkap @thifaalnalla,

Perdebatan ini berkembang menjadi diskusi lebih luas soal batasan konten digital, etika di ruang publik, serta pentingnya menghormati perbedaan budaya.



Simak Video "Video: Viral! WNA Jadi Korban Jambret di Bundaran HI, Polisi Buru Pelaku"


(afr/afr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork