Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Arsenal Dibantai City, Saka & Kepa Dihujat Brutal!

Arsenal Dibantai City, Saka & Kepa Dihujat Brutal!


Adi Fida Rahman - detikInet

Soccer Football - Carabao Cup - Final - Arsenal v Manchester City - Wembley Stadium, London, Britain - March 22, 2026 Arsenals Kepa Arrizabalaga in action with Manchester Citys Jeremy Doku REUTERS/David Klein EDITORIAL USE ONLY. NO USE WITH UNAUTHORIZED AUDIO, VIDEO, DATA, FIXTURE LISTS, CLUB/LEAGUE LOGOS OR LIVE SERVICES. ONLINE IN-MATCH USE LIMITED TO 120 IMAGES, NO VIDEO EMULATION. NO USE IN BETTING, GAMES OR SINGLE CLUB/LEAGUE/PLAYER PUBLICATIONS. PLEASE CONTACT YOUR ACCOUNT REPRESENTATIVE FOR FURTHER DETAILS..     TPX IMAGES OF THE DAY
Arsenal Dibantai City, Saka & Kepa Dihujat Brutal! Foto: REUTERS/David Klein
Jakarta -

Arsenal harus menelan kekalahan pahit usai dibantai Manchester City dengan skor 0-2 di final Carabao Cup 2025/2026 yang berlangsung di Wembley Stadium, Minggu malam (22/3/2026). Hasil ini langsung memicu gelombang kritik dari warganet, dengan Bukayo Saka dan Kepa Arrizabalaga menjadi sasaran utama hujatan di media sosial.

Pertandingan berjalan cukup ketat di babak pertama. Arsenal sempat menciptakan beberapa peluang emas lewat Bukayo Saka dan Kai Havertz, namun kiper Manchester City, James Trafford, tampil solid di bawah mistar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Memasuki babak kedua, Manchester City tampil lebih agresif dan efektif. Gol pembuka lahir pada menit ke-60 lewat Nico O'Reilly, yang memanfaatkan blunder fatal Kepa Arrizabalaga. Bola umpan silang yang seharusnya mudah diamankan justru lepas dari tangkapan Kepa, memberi peluang bagi O'Reilly untuk mencetak gol ke gawang kosong.

Empat menit berselang, O'Reilly kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini ia menyundul bola hasil umpan matang Matheus Nunes, sekaligus menggandakan keunggulan City menjadi 2-0.

Blunder Kepa Jadi Titik Balik

Penampilan Kepa Arrizabalaga menjadi sorotan tajam usai pertandingan. Keputusan Mikel Arteta menurunkannya sebagai starter menggantikan David Raya dipertanyakan, terutama setelah blunder yang berujung gol pertama City.

Di media sosial X (Twitter), berbagai kritik bermunculan. Nama Kepa pun langsung trending, dengan banyak warganet menyebut kesalahan tersebut sebagai momen yang mengubah jalannya pertandingan. Tak sedikit yang mengaitkan performa Kepa dengan masa lalunya di Chelsea.

"Itu yg 2019 pasti masih bikin fans Celsi geram sih. Kalau aja dia nurut dan nggak ngeyel mau diganti sama Caballero di penghujung perpanjangan babak, mungkin Celsi yg akan menang di adu penalti," kata @RizqiFahmi9.

"Gak nanya ke Chelsea dulu kalo mau mainin Kepa di Wembley," ujar @memweeed.

"keinget lawan ipul di final pas adu penalti tendangannya malah nembak burung," ungkap @sebelum_dit.

Selain Kepa, Bukayo Saka juga tak luput dari kritik. Ditunjuk sebagai kapten dalam laga ini, Saka dinilai gagal memberikan pengaruh signifikan di lini serang Arsenal.

Sepanjang pertandingan, Saka kerap dikawal ketat oleh lini belakang City dan kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Beberapa media bahkan memberi rating rendah untuk performanya.

Di media sosial, kritik terhadap Saka pun bermunculan. Sebagian fans menilai ia kembali "menghilang" di laga besar, sementara yang lain menyebut performanya menurun sejak awal musim.

Meski demikian, ada pula yang membela pemain asal Inggris tersebut. Mereka menilai Saka menjadi korban strategi Manchester City yang berhasil mematikan pergerakannya melalui penjagaan berlapis.

"Saka kalah segala2nya dari O'Reeily, Kapten & Starboy yg baru perpanjang kontrak besar malah bermain tanpa jiwa," ujar @iwahyudis.

"plis, saka boleh ngga di beberapa match depan disimpen dulu," harap @haloakutasa.

"Saka lagi menurun. Perlu banyak introspeksi. Poor performance from the captain today," kata @JalanArsenal.




(afr/afr)




Hide Ads