Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Gara-Gara Sputnik, Google Dituding Tak Nasionalis

Gara-Gara Sputnik, Google Dituding Tak Nasionalis


- detikInet

Jakarta - Nasionalisme Google rupanya sedang dipertanyakan sebagian rakyat Amerika Serikat (AS). Raksasa mesin pencari ini dituduh terlalu berpihak ke sayap kiri, dengan memihak Rusia yang notabene belum akur benar dengan negara asal Google, AS.Tuduhan tersebut dipicu setelah Google turut memperingati 50 tahun peluncuran Sputnik, satelit pertama Rusia. Yaitu dengan memodifikasi logo di situsnya sebagai bentuk peringatan tersebut.Langkah Google ini ternyata berbuntut panjang. Beberapa blogger dan majalah menyalahkan Google dengan tuduhan anti Amerika gara-gara hal ini. "Ini seperti sebuah tendangan bersarang ke perut Anda," demikian blogger beraliran konservativ Giovanni Galucci mengibaratkan langkah Google, seperti dilansir Vnunet dan dikutip detikINET, Kamis (11/10/2007).Google juga dituduh tak cukup berbuat banyak untuk memperingati hari-hari besar AS. Logo Google memang diubah untuk memperingati hari besar utama AS, namun peringatan hari besar lainnya dikesampingkan."Saya paham jika mereka (Google-red.) adalah para ilmuwan ataupun insinyur dan ingin memberitahu orang tentang peringatan tertentu dengan cara khas mereka. Namun mengapa mereka justru tidak merayakan perjuangan kita sebagai orang Amerika?" lanjut Giovanni."Ketika mereka mengabaikan hari besar seperti Veterans Day dan Memorial Day, saya kira hal ini menunjukkan bagaimana sebenarnya pandangan mereka terhadap Amerika," imbuh Joseph Farah, editor di WorldNetDaily.com, sebuah situs yang juga memprotes kebijakan logo Google.Google sendiri berusaha membela tindakannya. "Logo spesial Google bertujuan untuk mencerahkan hati dan seringkali berkaitan dengan ilmu pengetahuan. Karenanya, kami ragu bisa membuat logo yang sesuai untuk memperingati hari besar seperti Memorial Day," kilah juru bicara Google Sunny Gettinger. (fyk/ash)




Hide Ads