×
Ad

Drone Iran Menghujam Teluk, Kurir Ojol Tetap Kirim Orderan

Adi Fida Rahman - detikInet
Selasa, 03 Mar 2026 08:45 WIB
Drone Iran Menghujam Teluk, Kurir Ojol Tetap Kirim Orderan Foto: Careem
Jakarta -

Di tengah eskalasi konflik di kawasan Teluk yang dipicu oleh serangan dan balasan militer antara Iran, Amerika Serikat, dan sekutu-sekutunya, kehidupan warga sipil tampak tetap berjalan - meskipun suara sirene rudal meraung dan manuver drone menghiasi langit. Di antara hiruk-pikuk geopolitik, sosok 'kurir ojol' tetap mengirim orderan, memastikan kebutuhan dasar masyarakat tersalurkan meski dalam kondisi bahaya.

Sejak akhir Februari 2026, Iran melancarkan kampanye serangan balasan terhadap posisi militer dan fasilitas strategis di wilayah Teluk, termasuk ke Uni Emirat Arab (UEA). Otoritas pertahanan UEA mengatakan telah mencegat ratusan rudal dan drone yang diluncurkan Iran, namun serpihan dan beberapa objek yang tembus pertahanan menyebabkan kerusakan serta korban jiwa sipil.

Kementerian pertahanan UEA menyatakan hingga ratusan rudal dan drone telah ditembaki, dengan sebagian besar berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara. Meski demikian, puing-puing serpihan masih sempat menyebabkan kerusakan di area sipil di Dubai dan Abu Dhabi, termasuk di dekat fasilitas publik seperti bandara dan gedung terkenal.

Tetap Beroperasi

Meski sirene peringatan rudal meraung dan suara intersepsi rudal bergema di langit, layanan pengiriman pihak ketiga seperti Careem tetap beroperasi di wilayah Teluk yang dilanda konflik. Pengiriman memang lebih lambat, beberapa area sempat dihentikan sejenak, dan rute berubah-ubah, tetapi aplikasi-aplikasi ini tidak pernah benar-benar menutup layanan mereka.

Menurut laporan laman Wired banyak platform pengiriman sempat down sebentar di Uni Emirat Arab (UEA) pada Sabtu lalu, tepat setelah serangan pertama dari Iran dimulai. Namun, layanan cepat kembali online.

Perusahaan-perusahaan tersebut menyatakan komitmen untuk memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok, sehingga kehidupan sehari-hari terasa seminimal mungkin normal.

Careem, dalam pernyataan yang dibagikan kepada WIRED Middle East, menyebutkan bahwa mereka "menilai keselamatan area operasi secara area per area dan secara real-time". Perusahaan memberikan update keselamatan langsung serta panduan kepada para pengemudi (yang disebut "captains") melalui grup WhatsApp dan SMS.

"Kami telah menegaskan kepada seluruh mitra bahwa captains tidak diwajibkan online jika mereka khawatir melakukannya," lanjut pernyataan tersebut.

Uber juga mengonfirmasi bahwa layanan mereka, termasuk UberEats, tetap beroperasi penuh di kawasan tersebut.

"Keselamatan dan kesejahteraan pengendara serta mitra pengemudi adalah prioritas utama kami; kami memantau situasi secara real-time dan akan terus beroperasi sesuai rekomendasi pemerintah setempat," kata juru bicara Uber dalam pernyataan kepada WIRED Middle East.



Simak Video " Video Puing-puing Terbakar di Kuwait, Diduga dari Rudal Iran"


(afr/afr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork