Militer Korsel Tutup Ratusan Situs
- detikInet
Seoul -
Wajib militer atau wamil adalah wajib hukumnya bagi tiap pemuda Korea Selatan (Korsel). Namun karena banyak pemuda yang enggan atau malas menaatinya, maka hadirlah berbagai macam situs yang menawarkan cara mengakali peraturan wamil ini.Fenomena ini lama-kelamaan membuat berang pihak militer. Maka, Kementrian Pertahanan Korsel berencana menutup ratusan situs yang mengandung konten tentang cara menghindari wamil ini.Tindakan keras berupa penutupan situs akan dilakukan bekerjasama dengan kepolisian.Kementrian mengungkapkan bahwa mereka telah memergoki lebih dari seratus situs semacam itu. "Kami telah mengirimkan surat resmi pada portal Internet utama seperti Daum dan Naver agar situs semacam itu ditutup," kata juru bicara kementrian, Kim Hyung-Gi seperti dikutip detikINET dari AFP, Senin (1/10/2007).Di Korsel, seluruh pria yang dianggap mampu harus menjalani wamil. Namun, wamil bisa dihindari antara lain dengan bekerja setidaknya 34 bulan di perusahaan pilihan pemerintah. Trik seperti ini telah lama jadi akal-akalan untuk mangkir. Contohnya, kebanyakan anak orang kaya bisa bekerja di perusahaan tersebut dengan pengaruh ayah mereka sehingga bisa menghindari wamil.Wamil diberlakukan di Korsel karena negara ini sebenarnya belum berdamaidengan tetangganya, Korea Utara. Maka cukup ironis juga jika ratusan situsuntuk 'mengakali' wamil bermunculan. Hanya dengan modal akses internet,kewajiban wamil bisa dihindari. Pantas saja jika pihak militer jadi berang.
(fyk/rou)