Ibu-Ibu Berang Gara-Gara YouTube
- detikInet
Selandia Baru -
Perkelahian antar siswa merupakan peristiwa yang kerap terjadi di sekolah. Pihak sekolah harusnya bisa turun tangan mengatasi permasalahan ini sehingga tidak perlu ada campur tangan dari pihak luar. Namun, rupanya Kavanagh College di Selandia Baru kecolongan. Perkelahian yang melibatkan anak didiknya terekam dalam sebuah video yang kemudian dipublikasikan dalam Youtube, situs berbagi video milik Google.Akibat rekaman video yang dipublikasikan di Youtube ini, lagi-lagi Youtube menuai protes. Kali ini protes dilayangkan oleh ibu yang anaknya menjadi korban penganiayaan dalam video perkelahian itu. Si Ibu merasa resah, karena meski pihak Youtube telah memindah video tersebut, sudah terlanjur banyak orang yang mengaksesnya.Ibu itu juga merasa pihak sekolah seharusnya bisa segera mengantisipasi tereksposnya video itu di YouTube. "Sekolah harusnya mampu menyetop insiden YouTube, dan mereka bisa saja menyita semua ponsel di kelas itu jika perlu untuk mencegah ada yang dipajang di YouTube," tutur seorang orangtua murid bernama Michelle O'Malley-Scott. Seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Selasa (25/9/2007), pihak kepolisian yang telah melihat video ini segera melakukan investigasi untuk mencari pelaku yang merekam video dan mengidentifikasi pihak-pihak yang terkait dengan pertengkaran tersebut.Sebenarnya ini bukan kali pertama Youtube menampilkan rekaman video perkelahian pelajar, yang tentu saja tidak mendidik. Kemudahan dalam merekam video dan memajangnya di Youtube merupakan salah satu faktor yang menyebabkan maraknya video-video tersebut.
(wsh/wsh)