Daftar Isi
Shazam Fast Forward kembali hadir. Program ini masih menyoroti para talenta musik paling menarik yang ditemukan melalui Shazam, aplikasi pengenal lagu milik Apple.
Mewakili 20 genre dan berasal dari 22 negara, para artis pendatang baru ini diprediksi akan mencuri perhatian serta memberikan dampak besar di industri musik sepanjang 2026 dan seterusnya. Tahun ini, grup musik asal Indonesia, no na, berhasil masuk dalam daftar prestisius tersebut sebagai satu-satunya perwakilan dari Tanah Air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengandalkan Data Prediktif dan Kurasi Editor
Seperti tahun-tahun sebelumnya, seleksi Shazam Fast Forward tidak dilakukan secara sembarangan. Program ini menggabungkan kekuatan data prediktif Shazam-yang menganalisis pola penemuan lagu oleh jutaan pengguna secara global-dengan keahlian kurasi tim editorial global Apple Music. Kombinasi ini menciptakan tolok ukur unik untuk mengidentifikasi artis yang sedang naik daun sebelum mereka benar-benar mencapai puncak popularitas.
Efektivitas program ini terbukti dari catatan kelas tahun lalu (Shazam Fast Forward 2025). Rata-rata, artis yang terpilih mengalami peningkatan 67% dalam penemuan di Shazam.
Secara kolektif, jumlah pemutaran radio mereka melonjak 70%. Di platform Apple Music, dampaknya lebih signifikan: total pemutaran artis-artis tersebut meningkat lebih dari 100%, dengan 80% di antaranya mencatatkan peningkatan pemutaran dan hampir setengahnya (46%) tumbuh lebih dari dua kali lipat.
Di Apple Music, para artis yang sama juga mengalami pertumbuhan signifikan, dengan total pemutaran meningkat lebih dari 100% secara tahunan. Sebanyak 80% dari kelas 2025 mengalami peningkatan total pemutaran, dan 46% di antaranya mencatat pertumbuhan lebih dari 100% dibandingkan tahun sebelumnya.
Penampilan no na di Head In The Clouds: LA Foto: Instagram |
no na: Dari Indonesia ke Panggung Dunia
no na masuk dalam daftar 65 artis yang mewakili 20 genre dan 22 negara. Kesuksesan mereka dipicu oleh lagu andalan berjudul "shoot".
Lagu "shoot" berhasil mencapai posisi #14 di tangga lagu Shazam Indonesia pada Mei 2024. Lebih membanggakan, "shoot" berhasil menembus pasar musik Asia dengan masuk tangga lagu Korea Selatan (#151) pada Juni dan Malaysia (#155) pada Mei.
Lagu tersebut menunjukkan ketahanan popularitasnya dengan bertahan lebih dari 100 hari di tangga lagu Shazam Indonesia, sebuah indikator kuat bahwa popularitas mereka bukan sekadar tren sesaat.
Pencapaian ini menjadikan no na sebagai contoh nyata talenta Indonesia yang tidak hanya diminati lokal, tetapi juga mulai dilirik dan diterima oleh pasar musik regional.
Wajah-Wajah Baru Lainnya yang Patut Diperhitungkan
Selain no na, Shazam Fast Forward 2026 juga diisi oleh beragam talenta internasional dengan potensi besar. Berikut beberapa di antaranya:
- CORTIS (Korea Selatan): Boyband baru yang menggabungkan K-pop dengan hip-hop dan indie rock. Debut lagu "GO!" langsung mendominasi tangga Shazam, dengan pemutaran di Apple Music melonjak 345% dalam seminggu.
- Kidd Carder (Nigeria): Bintang Afrobeats yang sedang naik daun. Lagu "Calculate" membawanya ke 10 besar Shazam Nigeria. Total pemutarannya di Apple Music meroket 2.350% pada 2025.
- Florence Road (Irlandia): Kuartet indie pop dengan nuansa grunge 90-an. Setelah tur bersama artis besar, pemutaran mereka di Apple Music melesat lebih dari 1.600%.
- Kashus Culpepper (AS): Penyanyi country-soul yang lagunya, "Sexbomb", masuk soundtrack film. Mencatat peningkatan pemutaran 210% di Apple Music.
- Rose (Inggris), Liim (AS), dan Clarent (Puerto Rico): Masing-masing dari artis ini juga mencatatkan pertumbuhan pemutaran spektakuler di atas 100% pada 2025, menandakan momentum kuat mereka.
(afr/fay)


