Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Email Bisa Membuat Pekerja Stres

Email Bisa Membuat Pekerja Stres


- detikInet

Jakarta - Sebagian pekerja di Inggris menderita stres akibat email. Hal ini terungkap dalam penelitian yang digagas Glasgow University dan Paisley University. Dalam penelitian tersebut, para pekerja disebut menjadi lelah, frustasi dan tidak produktif ketika tengah 'berjuang' menghadapi banjir email di inbox mereka.Lebih dari sepertiga responden mengatakan, mereka kira-kira mengecek inbox email tiap 15 menit sekali. Sekitar 33 persen responden pun mengaku bahwa mereka merasa stres oleh banyaknya email yang datang dan tugas untuk segera membalasnya. Sementara 28 persen lagi merasa tertekan dalam mengecek email untuk memikirkan balasannya.Pekerja wanita disebut lebih sering merasa tertekan untuk membalas email daripada pria. Hanya 38 persen dari pekerja yang disurvei cukup santai menunggu selama seharian atau lebih untuk membalas email.Studi ini dibesut oleh Karen Renaud, ilmuwan komputer di Glasgow University dan Judith Ramsay yang seorang psikolog di Paisley University dengan jumlah koresponden sebanyak 200 pekerja. Meski hasil studi yang mereka lakukan terkesan menyalahkan email karena dapat membuat stres para pekerja. Namun, mereka tak menyangkal bahwa teknologi ini memang telah menjadi komponen tak tergantikan dalam bisnis. Walaupun ada kemungkinan kumpulan email tersebut malah dapat 'mencengkeram' pekerja."Email saat ini memang telah menjadi penyebab masalah terbesar dalam kehidupan pekerjaan kita," demikian klaim Renaud seperti dikutip detikINET dari TheTimesOnline, Kamis (16/8/2007). (ash/ash)




Hide Ads