Pria Dibayar untuk Akses Situs Porno
- detikInet
Jakarta -
Gene Toye, seorang mahasiswa Amerika Serikat setiap hari melihat situs-situs porno di kantornya. Bukannya dikenai sanksi, dia malah dibayar. Tidak perlu heran karena memang itulah pekerjaannya.Sebagai seorang analis paruh waktu di perusahaan produk keamanan komputer St. Bernard Software, tugas Toye tiap hari adalah mengevaluasi dan mengkategorisasi berbagai macam situs. Tentu saja di dalamnya termasuk situs-situs porno."Teman-temanku menganggap tugasku adalah pekerjaan gila. Semua orang juga mengatakan bahwa yang kukerjakan hanyalah melihat hal-hal porno setiap hari. Mereka pun menjulukiku 'pria porno'," kelakar Toye seperti dikutip detikInet dari PCWorld, Kamis (2/8/2007).Dalam pekerjaan yang telah dilakoninya sejak lima tahun lalu ini, dia menempatkan situs-situs yang diamatinya dalam berbagai pengelompokan. Sebuah software menunjukkan pada Toye --dan 15 analis lainnya-- situs-situs yang harus mereka evaluasi. Menurut Morgan Christian, bos Toye, evaluasi situs yang dilakukan oleh manusia seperti ini memang penting daripada hanya sekedar mengandalkan proses otomatis oleh mesin.Situs yang telah diklasifikasi ini secara otomatis dimasukkan dalam database iGuard milik St. Bernard. Database itu kini memiliki lebih dari 30 juta alamat web. Database tersebut digunakan dalam produk iPrism. Produk ini digunakan konsumen St. Bernard (terutama dari kalangan bisnis menengah dan pendidikan) memblok situs-situs tidak produktif sehingga tidak bisa diakses karyawan mereka.Perusahaan distribusi koran milik Paul Roche misalnya, mendapatkan manfaat dari iPrism. Dia bisa memilah milah situs apa yang cocok untuk karyawannya dan situs apa yang harus diblok. Hal ini mengurangi kekhawatiran Paul bahwa para karyawan mengakses situs yang 'tidak-tidak'. Tentu saja, ini semua juga berkat jasa Toye, sang 'pria porno'.
(fyk/wsh)