YouTube: Penyaring Hak Cipta Selesai September
- detikInet
Jakarta -
Setelah diterpa berbagai kasus terkait pelanggaran hak cipta di situs layanan video sharing-nya, YouTube akhirnya mematok tenggat waktu untuk segera menyelesaikan masalah ini dengan menjanjikan tersedianya penyaring konten. Mereka janji September sudah selesai.Hal itu diungkapkan Phillp S. Back, pengacara YouTube, kepada pengadilan distrik New York seperti dikutip detikINET dari Vnunet, Selasa (31/7/2007).Sistem ini nantinya, menurut Back, akan menggunakan teknologi fingerprint digital untuk membandingkan copyright material dan pelanggaran filter ketika user mengirimkan video.Sebenarnya sebelum YouTube diakuisisi oleh Google, mereka sempat dilaporkan telah mempersiapkan sistem penyaring. Namun, spekulasi itu tiba-tiba menguap setelah Chief Executive Google Eric Schimdt mengatakan bahwa sistem tersebut akan segera dibuat sesegera mungkin.Rumor tersebut kini semakin muncul ketika YouTube dilaporkan telah bekerja sama dengan perusahaan DRM Audible Magic untuk mengembangkan sistem fingerprint digital.Sekedar infomasi, sampai saat ini selama masih menunggu sistem penyaring konten hak cipta yang sedang disiapkan, YouTube mempunyai kebijakan untuk mencabut video yang diduga melanggar hak cipta jika pemilik legal video tersebut mengajukan keberatan kepada perusahaan.Dan sejak tahun lalu, mereka telah menerima ratusan ribu permintaan pencabutan video dari penyedia konten dan grup royalti, sehingga membuat hubungan mereka menjadi tidak sehat. Jumlah terbesar adalah dari Viacom dengan permintaan penurunan sekitar 100.000 video.
(ash/ash)