Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Catatan oleh Rama
Honda dan Laptop Bicara Tunanetra
Catatan oleh Rama

Honda dan Laptop Bicara Tunanetra


- detikInet

Jakarta - Pembaca, berkunjung ke sebuah pameran otomotif bertaraf internasional barangkali sudah biasa Anda lakukan. Namun, apa jadinya jika pengunjung pameran tersebut adalah tunanetra? Bagaimana mereka dapat mengetahui informasi seputar produk yang dipajang di pameran tersebut? Yuk kita intip sejenak perjalanan mereka di booth Honda dalam ajang Indonesian International Motor Show 2007!Perhelatan akbar pameran industri otomotif internasional di Indonesia bertajuk The 15th Indonesia International Motor Show (IIMS) 2007 ternyata tak hanya dihadiri oleh vendor-vendor yang hendak memamerkan teknologi otomotif terbarunya, atau pengunjung "normal" yang antusias menyaksikan kecanggihan teknologi yang digeber di acara tersebut. Di antara mereka, hadir pula rombongan pengunjung berkebutuhan khusus, seperti penyandang cacat tunanetra, tunarungu, dan tunadaksa.Didampingi pembimbing kelompok masing-masing, mereka ikut berkeliling menikmati pameran. Beberapa booth bahkan telah siap memberikan pelayanan khusus bagi mereka.Salah satu booth yang ramai dikunjungi tunanetra adalah milik Honda, pasalnya di booth ini Honda membuka kesempatan pada tunanetra untuk mengakses seluruh produk yang dipamerkan."Kami dari Honda merasa bangga karena dapat memberikan fasilitas bagi pengunjung tunanetra untuk dapat mengakses informasi seputar Honda, sekaligus memberi kesempatan kepada mereka mengikuti pameran ini," tutur Jonfis, Director Marketing and After Sales P.T. Honda Prospect Motor di sela-sela acara Indonesian International Motor Show di JCC, Kamis (19/7/2007).Menurut Jonfis, hal ini merupakan bukti kepedulian Honda terhadap pengunjung pameran, dalam hal ini penyandang cacat yang pada tahun-tahun sebelumnya merasa kesulitan mengakses informasi yang ada di acara pameran.Dalam gelaran tersebut, hadir sekitar 30 pengunjung tunanetra yang mewakili Yayasan Mitra Netra, sebuah organisasi sosial yang bergerak di bidang pengembangan potensi dan pendidikan bagi tunanetra. Mereka berkesempatan meraba berbagai produk terbaru besutan Honda, salah satunya tipe Civic Hybrid yang ikut dipamerkan siang itu. Hal tersebut tentunya menjadi sebuah pengalaman baru bagi mereka (tunanetra-red), pasalnya ini merupakan kesempatan pertama mereka "menyentuh dan meraba luar dalam" berbagai mobil mewah yang dipajang Honda.Tak puas meraba bagian luar mobil, beberapa di antara mereka bahkan ada yang masuk ke ruang kemudi dan coba melakukan starter (dengan didampingi pembimbing kelompok). Lucunya, salah seorang di antara mereka ada yang terkunci di dalam mobil lantaran mengaktifkan fungsi auto-lock. Penjaga booth Honda sempat panik karena tak dapat memberi instruksi untuk membuka kunci dari dalam (tunanetra tak dapat melihat instruksi yang diberikan), sementara suara dari luar tidak terdengar lantaran peredam suara di dalam mobil sangat efektif meredam suara yang asalnya dari luar mobil. Sekitar 15 menit kemudian akhirnya ia berhasil dikeluarkan.Akses Informasi Via Laptop BicaraSeusai berkelilin area pameran, beberapa orang tunanetra -- yang mewakili Yayasan Mitra Netra -- berkesempatan mengakses informasi seputar produk-produk Honda, termasuk Civic Hybrid. Sebuah laptop yang dilengkapi dengan program pembaca layar (screen reader) telah disiapkan pihak panitia.Sebagai informasi, screen reader adalah aplikasi yang dapat mengubah tampilan di monitor (teks) ke keluaran suara. Jadi, tunanetra dapat mengakses segala bentuk dokumen yang tersimpan di laptop dengan cara mendengarkan suara screen reader yang membacakan isi dokumen (dokumen Honda disimpan dalam format *.doc yang biasanya diakses menggunakan Microsoft Word)."Saya bisa mengakses seluruh dokumen Honda dengan leluasa dan jadi paham teknis dan macam-macam informasi seputar Honda," ungkap Ranti (tunanetra) yang mengaku sangat terbantu dengan adanya laptop bicara tersebut.Lebih lanjut, mereka yang menikmati fasilitas ini berharap agar Honda terus memberikan layanan serupa pada pameran-pameran mendatang. Meskipun barangkali Honda tidak menghadirkan kendaraan otomatis anti nabrak -- seperti celoteh salah seorang pengunjung tunanetra -- adanya akses informasi semacam ini terbukti sangat dibutuhkan, khususnya bagi tunanetra yang hendak menekuni bidang IT (Informasi & Teknologi), atau mereka yang berprofesi sebagai jurnalis tunanetra. Bagi Anda yang ingin menyaksikan dialog singkat antara penulis dan pengunjung tunanetra (Ranti) yang menjajal laptop bicara, silahkan download videonya melalui link berikut ini.: ramaditya.comKeterangan Foto: Mencoba laptop bicara (atas) dan mencoba Honda terbaru (bawah). Fotografer: Eko Ramaditya Adikara. Penulis, Eko Ramaditya Adikara (Rama), adalah seorang tuna-netra yang gemar menulis menggunakan komputer. Penulis tergabung dalam Yayasan Mitra Netra (MitraNetra.or.id). Blog pribadinya dapat dibaca di alamat www.ramaditya.com."Catatan Rama" lainnya:- Yuk, Kirim-kiriman File via Internet- 25 Game Revolusioner- Firefox, Kawan Setia ke Mana-Mana- Game di Indonesia: Antara Asli dan Bajakan- Raksasa Game Belum Pakai Senjata Pamungkas- Bisnis PS3 Tak Seindah Pendahulunya- Pertemanan di Internet, dari 'Friendster' sampai 'Sohib'- Nintendo Kembali Meraja di 2006- Video Game dari Generasi ke Generasi (2)- Video Game dari Generasi ke Generasi (1)- Basmi Pocong dengan Game Lokal- Bermain Game, Baik atau Buruk? (wsh/wsh)







Hide Ads