Aparatur Desa Harus Melek Internet
- detikInet
Surabaya -
Pemerintah Kota Surabaya bertekad menciptakan aparatur desa di 31 kecamatan melek internet. Alasannya agar potensi lokal bisa go international."Keinginan ke sana sangat kuat. Kita ingin ada semacam pelatihan staf kelurahan maupun kecamatan untuk belajar ngenet," jelas Wakil Walikota Arif Affandi kepada detiksurabaya.com di Balai Kota Surabaya, Jumat (13/7/2007).Pelatihan internet tersebut, kata Arif, bisa dilakukan dengan cara jemput bola, dengan mendatangi langsung di 31 kecamatan secara bergiliran."Konsep pelatihan kali ini beda dengan sebelumnya. Nantinya bisa dilibatkan bus yang tersedia laptop-nya untuk praktik langsung. Dan para staf kelurahan dan kecamatan dilatih di dalam bus itu," katanya.Nantinya, lanjut Arif, setelah para aparatur desa dan kecamatan sudah sedikit memahami internet dan kegunaannya, maka segala potensi ataupun informasi yang terjadi di wilayahnya masing-masing bisa dipublikasikan secara luas."Sayang jika kegiatan di kampung-kampung tidak diketahui masyarakat luas. Jadi seyogyanya para camat dan kepala desa ikut berperan mendorong staf dan warganya melek internet," kata Arif.
(gik/amz)