Singapura 'Paceklik' Tenaga TI
- detikInet
Singapura -
Industri sektor teknologi informasi (TI) Singapura kini sedang menghadapi masa-masa sulit. Bukan disebabkan masalah sepinya pasar atau lainnya, namun justru karena mengalami kekurangan tenaga kerja handal.Penelitian seputar pekerjaan yang dilakukan oleh perusahaan karir Hudson mengungkap perusahaan TI Singapura kini sedang mengalami 'paceklik' tenaga kerja handal. Dikutip detikINET dari Playfuls.com, Rabu (11/4/2007), kekurangan tenaga kerja ini berkaitan dengan ketatnya persaingan pencarian bakat dari negara-negara Asia lain.Sebesar 73 persen responden dari kalangan industri TI mengakui perekrutan tenaga kerja yang handal dalam bidang TI saat ini kian sulit."Kondisi Singapura yang menjadi kawasan pusat TI membuat kebutuhan akan pegawai handal menjadi sangat besar. Pemilik perusahaan juga kemudian saling berlomba memperoleh pegawai sesuai kriteria mereka," ujar Yeo Gek Cheng, direktur divisi teknologi informasi Hudson yang dikutip Times Business.Selain itu, perusahaan kini semakin sulit mempertahankan pegawai mereka. Jurus jitu yang saat ini marak diusahakan perusahaan demi mempertahankan para pegawai terbaiknya adalah dengan penawaran kenaikan gaji dan bonus lebih tinggi. Selain itu juga janji pemberian pengembangan tenaga kerja bagi para pegawai terbaik.Masih menurut penelitian tersebut, program pengembangan manajemen, pelatihan serta mentoring menjadi program favorit di berbagai perusahaan Singapura untuk para pegawainya.
(lni/dwn)