Pengusaha Software Tamasya ke Luar Angkasa
- detikInet
New York -
Charles Simonyi, veteran Microsoft yang kini mendirikan perusahaan software sendiri bersiap menjelajahi stasiun luar angkasa. Simonyi (58), membayar sekitar US$25 juta atau sekitar Rp 227,3 miliar lebih untuk menjadi turis luar angkasa. Dia menumpang pesawat luar angkasa buatan Rusia, Soyuz TMA-10, dan mengenakan pakaian luar angkasa yang juga buatan Rusia, Sokol.Pengusaha Amerika kelahiran Hongaria ini terlebih dulu menjalani pelatihan di pusat pelatihan kosmonot kepunyaan Rusia, Star City, selama lebih dari 900 jam. Perjalanannya ditemani dua kosmonot profesional yang juga anggota Expedition 15. Situs ZDNet melansir, Simonyi berangkat dari Baikonur Cosmodrome di Kazakhstan pada 7 April pukul 17.31 GMT (8 April pukul 00.31 WIB). Dia dijadwalkan tiba di International Space Station (ISS) pada 9 April 2007, pukul 19.15 GMT (10 April pukul 02.15 WIB), dan akan bertamasya selama 10 hari di stasiun luar angkasa tersebut."Kini cita-cita saya sudah lebih dari terpenuhi, baik dari segi pelatihan maupun dari apa yang bisa saya komunikasikan," kata Simonyi, seperti dikutip detikINET, Senin (9/4/2007) dari Space.com.Simonyi menjadi turis luar angkasa kelima dunia dan warga Hongaria kedua yang pergi ke luar angkasa. Saat bekerja di Microsoft, Simonyi punya andil besar dalam pengembangan aplikasi-aplikasi kenamaan seperti Microsoft Word dan Excel. Pada tahun 1981 Simonyi menerima 1,5 persen saham Microsoft, dan keluar dari Microsoft pada tahun 2002. Dia kini mendirikan perusahaan software sendiri, bernama Intentional Software Corp.
(nks/nks)