Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Sembilan Perusahaan Ikut Tender Laptop DPR

Sembilan Perusahaan Ikut Tender Laptop DPR


- detikInet

Jakarta - Hingga saat ini, Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR sudah menerima pendaftaran 9 perusahaan yang berminat mengikuti tender pengadaan laptop bagi anggota DPR. Kesembilan perusahaan itu adalah:1. PT Bufatra Solusi Pratama2. PT Sinar Rozora Lestari3. tanpa nama perusahaan, hanya disebutkan alamat4. PT Metrokom Global Solusi5. PT Arjuna Sinatria Amarta6. PT Nuansa Cerah Informasi7. PT Harisma Agung Jaya8. PT Citra Tirja Astari Jaya9. PT Mitra Integrasi InformatikaData kesembilan perusahaan ini dibeberkan oleh Sekjen DPR Faisal Jamal kepada wartawan di gedung DPR, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (21/3/2007). "Sembilan perusahaan ini diberi waktu sampai 28 Maret untuk mengajukan penawaran," kata Faisal.Menurut dia, pengadaan laptop untuk 550 anggota DPR ini semata-mata untuk merealisasikan kesepakatan rapat Badan Urusan Rumah Tangga (BURT). Setjen sebagai supporting system tidak bisa menolak apabila hal itu sudah diputuskan dalam rapat di DPR."Ini bukan kewenangan Sekjen. Kita menampung semua keinginan anggota dewan, meski kita sadari tidak seluruhya anggota dewan yang menguasai teknologi ini," kata dia.Sesuai anggaran, laptop untuk anggota DPR ini berharga Rp 21 juta. Dengan harga setinggi itu, maka laptop untuk para anggota dewan terhormat itu cukup mewah. Total Rp 12,5 miliar untuk laptop para anggota DPR.Faisal menolak membeberkan merek dan spesifikasi komputer seharpa Rp 21 juta itu. "Sesuai peraturan, merek tidak boleh disebutkan," kata FaisalSoal spesifikasi, dia hanya menjelaskan bahwa layar laptop yang dimaksud berukuran 10-11 inchi dan beratnya kurang dari 2 Kg. Mengenai besarnya memori atau hard disk, dan juga prosesor laptop tersebut, Faisal mengaku belum tahu. "Itu terlalu teknis, kita tidak tahu. Nantilah kalau soal itu," kata dia.Menurut dia, bisa saja DPR membeli laptop dengan harga Rp 5 atau 6 juta. "Kita tidak ingin beli laptop murah, yang 3 atau 4 bulan rusak. Kita ingin beli laptop yang ada jaminannya 3 sampai 4 tahun," kata Faisal. (nks/nks)





Hide Ads