ISP Turki Blokir Akses ke YouTube
- detikInet
Istanbul -
Penyedia jasa Internet (Internet Service Provider/ISP) terbesar di Turki menutup akses ke layanan berbagi video YouTube pada Rabu (7/3/2007), setelah pengadilan menyatakan bahwa sejumlah kontennya menghina Mustafa Kemal Ataturk, pendiri Turki moderen.Keputusan tersebut diambil setelah pertukaran file yang marak terjadi antara pengguna YouTube asal Turki dan Yunani. Dari situ kemudian muncul komplain ke situs tersebut, serta ke salah satu surat kabar Turki yang menulis "Yunani fanatik siarkan video," yang merujuk pada Ataturk.Financial Times yang dikutip detikINET, Kamis (8/3/2007) melansir bahwa tindakan pertama diambil Turk Telekom yang langsung memblok file yang digunjingkan tersebut. Namun pengadilan memerintahkan agar akses ke situs tersebut diblok.Salah satu video yang dipermasalahkan di situs tersebut berisi klaim bahwa Ataturk dan orang-orang Turki adalah "homoseksual". Setelah keputusan tersebut YouTube kemudian memajang pesan berisi: akses ke situs ini ditutup, menyusul keputusan pengadilan Istanbul. Ataturk yang wafat pada 1938 adalah figur yang disegani di Turki dan pengadilan menilai penghinaan terhadapnya adalah suatu kejahatan.Paul Doany, chief executive Turk Telekom mengatakan, perusahaan telah menerima salinan fax dari keputusan pengadilan pada Selasa. "Layanan YouTube telah dilarang di Turki sebagai tindak lanjut dari keputusan ini," ujarnya.Situs tersebut masih akan ditutup sampai pengadilan memutuskan lain. Menurut Paul, keputusan menutup layanan tersebut bukanlah tindakan menghakimi materi-materi penyiaran, melainkan hanya tindak lanjut dari keputusan pengadilan.
(nks/nks)