Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Salah Kirim SMS, Guru Diseret ke Pengadilan

Salah Kirim SMS, Guru Diseret ke Pengadilan


- detikInet

Jakarta - Seorang guru sekolah menengah di Murray Middle School gelagapan menyadari dirinya salah kirim SMS. SMS berisi pemesanan mariyuana tersebut atau yang dikenal juga dengan ganja, nyasar ke ponsel seorang tentara.Ibaratnya nasi sudah menjadi bubur, guru malang tersebut kini harus berurusan dengan pengadilan.Adalah Ann Greenfield, ibu guru berusia 34 tahun ini ditangkap gara-gara kecerobohannya dalam menggunakan fasilitas SMS. Awalnya, Greenfield berniat mengirim SMS ke nomor ponsel seorang bandar obat-obatan, yang isinya seputar pembelian ganja. Sialnya, nomor tersebut ternyata bukan milik sang bandar ganja melainkan nomor ponsel seorang tentara.Diberitakan AP dan dikutip detikINET, Senin (26/2/2007), sang penerima SMS adalah seorang tentara bernama Trevor Pervine. Saat menerima pesan tersebut ia sedang makan malam bersama istri dan orangtuanya untuk merayakan ulang tahunnya.Diutarakan juru bicara polisi kota Kentucky, Barry Meadows, awalnya Pervine mengira SMS tersebut adalah keisengan temannya belaka. Namun Pervine menyadari bahwa SMS tersebut bukanlah keisengan semata saat Greenfield meneleponnya. Pervine pun lalu menghubungi Greenfield untuk berjanji melakukan pertemuan.Greenfield terpaksa harus menelan kecewa saat dirinya datang ke lokasi pertemuan. Pasalnya, menurut pihak berwajib, yang Greenfield temui bukanlah seorang bandar ganja, namun justru Pervine dengan beberapa pihak berwajib yang sedang menunggunya. Pervine rupanya juga menghubungi pihak berwajib untuk menelusuri kasus ini.Greenfield kini ditahan dengan tuduhan telah bersekongkol melakukan perdagangan zat terlarang, kepemilikan ganja dan perlengkapan obat-obatan. Mengenai hukuman yang akan diterima Greenfield, dalam pernyataan yang tercantum di situs distrik setempat, Murray Independent School District menyatakan hukuman untuk ibu guru tersebut masih ditunda hingga selesainya penyelidikan. (lni/dwn)




Hide Ads
LIVE