Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Seberapa Pantas Video Eksekusi Saddam Disiarkan?

Seberapa Pantas Video Eksekusi Saddam Disiarkan?


- detikInet

Jakarta - Video proses 'sakaratul maut' Saddam Husein seperti diketahui telah disiarkan dan menimbulkan kontroversi. Video yang beredar, diyakini berasal dari kamera ponsel seorang penjaga yang menyaksikan eksekusi Saddam.Video itu juga memuat rekaman pembicaraan antara Saddam dengan para penjaga eksekusi tersebut. Namun organisasi pertelevisian Amerika justru tidak mempertontonkan adegan dimana Saddam jatuh setelah digantung.Seperti ditulis New York Times dan dikutip detikINET, Selasa (2/1/2007), beberapa situs justru mengobral video prosesi Saddam lengkap mulai dari dijerat dengan tali mengitari leher, saat-saat eksekusi mati, hingga wajah close up Saddam sesaat setelah ia dieksekusi.Beberapa situs besar, seperti situs video Google, blog konservatif Littlegreenfoot balls.com dan pandachute.com, diketahui telah memasang video tersebut dalam situs mereka.Fox News Channel dan CNN memakai video ponsel itu dalam siarannya hari Minggu (31/12/2006), tetapi dihentikan tepat pada saat Saddam akan dieksekusi.David Rhodes, wakil presiden Fox News menyatakan, alasan penting jaringan Fox memilih menyiarkan video baru tersebut adalah karena video yang lama mengandung percakapan lisan antara Saddam dengan beberapa orang disana tentang eksekusinya.Di lain sisi, banyak televisi mengakui video itu merupakan pengungkapan dari permusuhan yang menjadikan video itu bernilai berita. Dari mayoritas outlet berita televisi, hanya NBC yang memutuskan untuk tidak menyiarkan video ponsel tersebut.Dunia Arab diantaranya, Arab Saudi, Yordania dan Mesir termasuk kaum Sunni gempar dengan penayangan video itu. Komentar bernada amarah membanjiri koran-koran, televisi dan blog Internet.Banyak pihak menyalahkan Amerika Serikat, yang memperlakukan Saddam dengan hina selama masa penjagaan hingga akhir hayatnya. Tetapi, baik juru bicara Gedung Putih maupun kantor di Baghdad tidak memberikan komentar setelah presiden Bush menyatakan bahwa eksekusi ini merupakan tonggak bersejarah penting yang muncul setelah pemeriksaan pengadilan.Sementara itu, pemerintah Irak menyatakan tidak pernah berharap eksekusi ini dipublikasikan dengan lengkap. Irak hanya merilis potongan video untuk memuaskan keingintahuan kaum skeptis yang mungkin tidak percaya Saddam telah dieksekusi.Di lain pihak, kelompok Sunni dan beberapa politisi Kurdish mengeluhkan betapa bodohnya menyiarkan video tersebut. (lni/dwn)





Hide Ads