Kena PHK, Pegawai Mark Zuckerberg Tak Dikasih Pesangon Sepantasnya

Kena PHK, Pegawai Mark Zuckerberg Tak Dikasih Pesangon Sepantasnya

ADVERTISEMENT

Kena PHK, Pegawai Mark Zuckerberg Tak Dikasih Pesangon Sepantasnya

Anggoro Suryo - detikInet
Selasa, 06 Des 2022 20:15 WIB
Morning commute traffic streams past the Meta sign outside the headquarters of Facebook parent company Meta Platforms Inc in Mountain View, California, U.S. November 9, 2022.  REUTERS/Peter DaSilva
Foto: REUTERS/PETER DASILVA
Jakarta -

Sekelompok mantan pegawai Meta yang terkena PHK mengaku kalau pesangon yang mereka terima setelah terkena PHK tak seperti pegawai lain yang juga terkena PHK.

Mantan pegawai Meta yang mengeluhkan hal ini bergabung ke perusahaan Mark Zuckerberg tersebut lewat program corporate training bernama Sourcer Development Program, yang mengaku pesangonnya lebih kecil ketimbang pegawai lainnya.

Program ini awalnya ditujukan untuk membantu pegawai yang berasal dari latar berbeda untuk bisa berkarir di bidang teknologi, dan mendapat jabatan yang beragam, demikian dikutip detikINET dari CNBC, Selasa (6/12/2022).

Hampir semua pegawai yang ada di program tersebut, lebih dari 60 orang, terkena PHK bersama dengan 11 ribu pegawai Meta lain pada awal November lalu.

Sejumlah pegawai yang menjadi bagian Sourcer Development Program tersebut mengatakan bergabung ke Meta pada April lalu. Mereka mengaku bukan berstatus kontrak, melainkan bagian dari pegawai berstatus jangka pendek yang mendapat semua tunjangan layaknya pegawai tetap Meta, termasuk asuransi dan dana pensiun.

Tunjangan yang tak mereka dapatkan hanyalah opsi saham. Meski begitu setelah melewati program selama 12 bulan, status mereka akan berubah menjadi pegawai tetap jika memenuhi syarat yang ditetapkan.

Dalam suratnya ke para pegawai, Zuck menyebut semua pegawai yang terkena PHK akan mendapat pesangon setara gaji 16 minggu, ditambah gaji dua minggu untuk setiap tahun masa kerja, tanpa batasan apa pun. Meta pun tetap memberikan asuransi kesehatan untuk pegawai dan keluarganya selama enam bulan setelah PHK.

Namun para pegawai dari Sourcer Development Program (SDP) tersebut mengaku hanya menerima pesangon sebesar 8 minggu gaji dan asuransi kesehatan selama tiga bulan. Inilah yang mereka keluhkan, karena menurut mereka, statusnya merupakan pegawai tetap dan bukan pegawai kontrak.

"Bahkan mantan manajer kami pun yakin kalau kami yang bingung karena semua informasi yang ada adalah semuanya mendapat pesangon gaji 16 minggu dan asuransi kesehatan," kata mereka dalam surat yang dikirimkan ke sejumlah petinggi Meta.

"Kami berharap Meta hanya memberikan pesangon gaji 16 minggu dan 3 bulan asuransi kesehatan untuk pegawai SDP hanya kesalahan administratif," tambahnya.



Simak Video "Induk Facebook & WhatsApp Akan Lakukan PHK Besar-besaran"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT