Meta: 65% Gen Z di Indonesia Tak Sabar Sambut Era Metaverse

Meta: 65% Gen Z di Indonesia Tak Sabar Sambut Era Metaverse

ADVERTISEMENT

Meta: 65% Gen Z di Indonesia Tak Sabar Sambut Era Metaverse

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 06 Des 2022 16:15 WIB
Ilustrasi metaverse
65% Gen Z di Indonesia Tidak Sabar Sambut Era Metaverse Foto: Dok. Ciena
Jakarta -

Metaverse dan Web3 digadang menjadi masa depan internet. Gen Z di Indonesia pun tidak sabar menyambut teknologi metaverse.

Menurut hasil survei Meta bersama Populix yang mencakup 2.000 sampel, Gen Z mulai menunjukkan ketertarikan terhadap elemen-elemen metaverse seperti virtual reality (VR), augmented reality (AR), avatar, dan NFT. Bahkan 65% Gen Z di Indonesia ingin melihat lebih banyak fitur VR di Instagram.

"Mereka ingin lebih banyak fitur-fitur AR dan VR yang berkembang ke depannya. Jadi 65% itu menyatakan bahwa mereka ingin lebih banyak fitur kayak NFT, fitur virtual reality dan sebagainya," kata Direktur Kemitraan Kreator Asia Tenggara Meta Revie Sylviana di Jakarta, Selasa (6/12/2022).

Revie mengatakan saat ini ada dua filter AR yang menjadi favorit pengguna Instagram di Indonesia yaitu Kasat Mata dan 'ID Flag'. Menariknya, dua filter ini merupakan hasil kreasi kreator AR lokal.

Direktur Kemitraan Kreator Asia Tenggara Meta Revie Sylviana dan Kepala Kebijakan Publik Meta di Indonesia Noudhy Valdryno dalam acara #MetaID2023Direktur Kemitraan Kreator Asia Tenggara Meta Revie Sylviana dan Kepala Kebijakan Publik Meta di Indonesia Noudhy Valdryno dalam acara #MetaID2023 Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET

Untuk menyambut masa depan metaverse, Meta juga sudah melakukan sederet inisiatif di Indonesia di bawah payung kampanye #MenujuMetaverse. Salah satunya adalah #MenujuMetaverse Cafe yang mempertemukan kreator konten dan kreator Spark AR untuk menghadirkan berbagai pengalaman AR yang unik dan menarik.

Perusahaan induk Facebook dan Instagram ini juga mengadakan Akademi Pembelajaran Virtual Meta (MILA). Inisiatif ini digelar untuk mendukung kreator AR agar mendapatkan kemampuan yang dibutuhkan untuk menciptakan teknologi AR dan VR.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kebijakan Publik Meta di Indonesia Noudhy Valdryno mengatakan pelatihan seperti ini akan menjadi fondasi dari pengembangan metaverse di Indonesia.

Pria yang biasa disapa Ryno ini mengatakan bukan tidak mungkin Meta akan meluncurkan headset VR Oculus dan dunia metaverse Horizon Worlds di Indonesia jika ekosistem, infrastruktur, dan talenta metaverse di Tanah Air sudah matang.

"Ini yang terus kita coba dorong Indonesia menjadi salah satu negara kunci di era metaverse dan kuncinya untuk mencapai hal itu adalah membangun eksostem yang mumpuni," ujar Ryno.

[Gambas:Youtube]



(vmp/vmp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT