Juragan Kripto Jatuh Miskin, Suka Foya-foya Borong Rumah Mewah

Juragan Kripto Jatuh Miskin, Suka Foya-foya Borong Rumah Mewah

ADVERTISEMENT

Juragan Kripto Jatuh Miskin, Suka Foya-foya Borong Rumah Mewah

Fino Yurio Kristo - detikInet
Rabu, 23 Nov 2022 05:45 WIB
Sam Bankman Fried
Sam Bankman Fried yang bangkrut bersama perusahaannya FTX. Foto: Getty Images
Jakarta -

Makin terungkap gaya hidup dan kelakuan Sam Bankman Fried, bos perusahaan penukaran kripto FTX yang kini bangkrut. Juragan kripto yang duitnya lenyap seiring bangkrutnya FTX ternyata hobi membeli rumah mewah.

Seperti dikutip detikINET dari Reuters, Rabu (23/11/2022) Bankman dan beberapa eksekutif FTX sudah lama diketahui tinggal di kawasan Bahama sembari menjalankan bisnis kripto mereka.

Nah, dalam bocoran dokumen, Bankman, orang tuanya dan eksekutif senior FTX, membeli setidaknya 19 properti bernilai total USD 121 juta di kawasan Bahama, hanya dalam kurun waktu 2 tahun terakhir.

Kebanyakan yang dibeli adalah properti mewah di tepi pantai, termasuk pula 7 kondominium di kawasan elit bernama Albany, dengan total nilai USD 72 juta. Properti itu ditujukan sebagai tempat tinggal petinggi FTX.

Properti mewah lain yang berada di area Old Fort Bay, tercatat dibeli atas nama orang tua Bankman, yaitu Joseph Bankman dan Barbara Fried. Joseph sendiri adalah profesor hukum di Stanford University.

Ketika dimintai konfirmasi, juru bicara orang tua Bankman menyatakan mereka telah mencoba mengembalikan properti itu ke FTX. "Sejak sebelum proses kebangkrutan, Mr Bankman dan Ms Fried sudah mencoba mengembalikannya ke perusahaan dan menunggu instruksi selanjutnya," kata sang juru bicara.

Memang sudah sejak September tahun silam, Bankman dan para karyawan membeli properti di Bahama, sekaligus dijadikan kantor pusat FTX. Akan tetapi baru kali ini diketahui berapa unit yang dibeli.

Bankman Fried pernah mengatakan kepada Reuters bahwa dia tinggal di sebuah rumah bersama sembilan rekan. Untuk karyawannya, FTX menyediakan makanan gratis dan layanan lain di sekitar pulau.

Runtuhnya FTX, salah satu pertukaran mata uang kripto terbesar di dunia, telah menyebabkan sekitar 1 juta kreditor menghadapi kerugian dengan total miliaran dolar. Sam Bankman Fried dilaporkan diam-diam menggunakan USD 10 miliar dana nasabah untuk menopang bisnis perdagangannya, dan setidaknya USD 1 miliar dari simpanan itu lenyap.

[Gambas:Youtube]



(fyk/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT