Fitur Tokopedia Bantu Penjualan UMKM Songket Palembang Naik 3x Lipat

Fitur Tokopedia Bantu Penjualan UMKM Songket Palembang Naik 3x Lipat

ADVERTISEMENT

Fitur Tokopedia Bantu Penjualan UMKM Songket Palembang Naik 3x Lipat

Nurcholis Maarif - detikInet
Rabu, 05 Okt 2022 11:17 WIB
Songket PaSH
Foto: PaSH
Jakarta -

Tinggal di kota penghasil industri songket, Tangga Buntung, Palembang membuat Kiagus Muhammad Aditia merasa songket Palembang sebagai warisan budaya yang harus terus dilestarikan dan dikembangkan. Ia pun akhirnya mendirikan usaha Songket PaSH pada tahun 2011.

"Songket itu sangat terbatas pelanggannya karena harga yang relatif mahal. Karena itu, saya mulai membuat beragam inovasi produk songket dengan harga yang lebih bervariasi dan bahkan bisa jadi pilihan oleh-oleh," terangnya dalam keterangan tertulis, Rabu (5/10/2022).

Ia membuat ratusan produk berbahan songket, mulai dari tas, clutch, gantungan kunci, pouch hingga ID card holder. Aditia pun kerap memanfaatkan bahan baku dari lingkungan sekitar, contohnya kayu waru.

"Tidak banyak yang menggunakan kayu ini, karena tidak terlalu kuat untuk bahan pembuatan rumah dan sering menjadi limbah. Untuk itu, saya coba untuk mulai mengolah kayu ini menjadi beragam produk fesyen yang bisa dipadukan dengan songket," tambahnya.

Kunci utama untuk sukses berusaha menurut Aditia adalah dengan harus mau terus belajar dan berinovasi. Aditia pun mengaku mengombinasikan beragam fitur di Tokopedia demi mencapai hasil yang maksimal.

"Tidak ada hasil yang instan dalam berusaha. Setiap penjual harus terus belajar kebutuhan pasar demi mempertahankan usaha," terangnya.

"Contohnya saya menggunakan Flash Sale yang didukung dengan Broadcast Chat. Hal ini cukup membantu untuk mendatangkan lebih banyak pelanggan bahkan mendorong kenaikan penjualan kami hingga 3x lipat," jelas Aditia yang juga rutin menggunakan fitur Diskon Toko, Voucher Toko, Paket Bundling, dan TopAds.

Di sisi lain, Aditia juga aktif mengikuti berbagai kampanye di Tokopedia mulai dari Kumpulan Toko Pilihan (KTP) Palembang, Kejar Diskon, Cantik Fest, WIB, Local Initiative Palembang, dan September Cerita. "Sejak berjualan di Tokopedia, kini usaha saya bisa meraih omzet hingga puluhan juta rupiah setiap bulan," ujar Aditia.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Regional) Tokopedia, Rizky Juanita Azuz mengatakan data internal Tokopedia menyebutkan bahwa pada semester pertama 2022 jumlah penjual yang mengikuti kampanye WIB naik hampir 3x lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, Tokopedia juga mencatat bahwa selama setahun terakhir kabupaten/kota dengan transaksi paling tinggi untuk kampanye KTP antara lain Bandung, Surabaya, Semarang, Medan, Sidoarjo, dan Jakarta. Jumlah transaksi KTP pun naik hampir 2x lipat pada pada semester 1 2022 dibandingkan semester 1 2021.

"Tokopedia #SelaluAdaSelaluBisa memberikan panggung seluas-luasnya bagi para pegiat usaha lokal untuk mengembangkan usaha. Sekaligus terus mempermudah mereka lewat berbagai inovasi digital agar dapat menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia," tutup Rizky.



Simak Video "Tokopedia Care Hadir di Yogyakarta, Dukung Talenta Digital DIY"
[Gambas:Video 20detik]
(ncm/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT