Pengkritik 'Chizu Red Velvet' Esteh Indonesia Disomasi, Lalu Minta Maaf

Pengkritik 'Chizu Red Velvet' Esteh Indonesia Disomasi, Lalu Minta Maaf

ADVERTISEMENT

Pengkritik 'Chizu Red Velvet' Esteh Indonesia Disomasi, Lalu Minta Maaf

Aisyah Kamaliah - detikInet
Minggu, 25 Sep 2022 09:19 WIB
Esteh Indonesia
Buntut 'Chizu Red Velvet' Esteh Indonesia, Pemilik Akun Twitter Minta Maaf. Foto Ilustrasi: Anisa Indraini
Jakarta -

Meski masih pagi, keributan soal varian minuman 'Chizu Red Velvet' dari Esteh Indonesia sudah berseliweran di lini masa Twitter. Semua berawal dari pemilik akun Twitter @gandhoyy yang awalnya mengkritik minuman tersebut terasa kemanisan. Kisruh ini kemudian berujung pada permintaan maaf Gandhi.

"Selamat pagi, perkenalkan saya Gandhi sebagai pemilik akun twitter @gandhoyy yang pada berberapa hari lau saya membuat twit yang tidak mengenakkan kepada perusahaan minuman PT. ES Teh Indonesia Makmur yang dimana saya mencela produk yang saya konsumsi yang menyebabkan kerugian pada perusahaan minuman terkait," tulisnya.

"Sehingga disini saya sendiri ingin memohon maaf kepada PT. ES Teh Indonesia Makmur karena saya telah membuat twit yang ramai diperbincangkan publik yang berhubungan dengan salah satu produknya yaitu 'Chizu Red Velvet' yang saya beropini dan juga sekaligus menjelekkan nama produk, pemberian informasi yang keliru, kandungannya, dan nama perusahaan," sambung Gandhi.

Netizen ikut buka suara. Beberapa dari netizen beranggapan apa yang dilakukan Esteh Indonesia sudah tepat, namun ada juga yang berargumen pihak Esteh Indonesia cukup berlebihan.

"Ngancem pake UU ITE," ujar @alpok**m*t**a.

"Kalo ada keluhan, cobalah ditanggapi dengan bijak. Bukan seperti ini caranya," kata @dim**mas22.

"Cara kritik nya juga ga sopan pake bahasa kasar pula, masa iya di tanggapi dengan bijak," balas @git**tia yang ditimpali netizen lain, "Nah kan!!!".

Kasus ini bisa dibilang berakhir damai dengan adanya permintaan maaf dari pemilik akun Twitter @gandhoyy kepada perusahaan. Akan tetapi, netizen masih cukup ramai melontarkan pendapatnya di media sosial.



Simak Video "Penjelasan Esteh Indonesia soal Somasi Konsumen"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/ask)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT