Metaverse dan 3 Tren Teknologi Masa Depan

ADVERTISEMENT

Metaverse dan 3 Tren Teknologi Masa Depan

Aisyah Kamaliah - detikInet
Rabu, 08 Jun 2022 22:10 WIB
Ikut Tren Digital, McDonalds Siap Hadirkan Restoran Metaverse
Ilustrasi Metaverse (Foto: Getty Images/spflaum1)
Jakarta -

Dulu orang tidak bisa membayangkan ada smartphone, tapi sekarang biasa saja. Lantas bagaimana dengan tren teknologi masa depan?

Kalau orang zaman dulu tidak bisa membayangkan akan adanya teknologi HP, mungkin begitu juga kita di zaman sekarang membayangkan masa depan. Teknologi di masa depan kemungkinan akan jauh lebih hebat lagi dan tidak disangka-sangka.

Accenture, perusahaan layanan profesional global sudah memberikan prediksi teknologi di masa depan. Ini disampaikan di acara 'Accenture Technology Vision 2022: Meet Me in the Metaverse', Jakarta, Rabu (8/6/2022).

Apa saja prediksinya? Simak di bawah ini ya, detikers. Kalau kamu ada prediksi lainnya, boleh tulis di kolom komentar.

1. Metaverse

Managing Director Applied Intelligence Lead for Indonesia, Budiono mengatakan di masa depan Metaverse dan Web3 akan sangat berkembang. Katanya, Metaverse dan Web3 dipastikan akan membentuk kembali internet.

Alih-alih menjadi kumpulan situs dan aplikasi yang berbeda, Metaverse akan mengarah ke lingkungan 3D di mana berpindah dari satu tempat ke yang lain akan semudah berjalan dari satu ruangan ke ruangan lainnya.

2. Programmable World: Our Planet, Personalized

Seiring berkembangnya teknologi seperti 5G, ambient computing, augmented reality, dan smart material, lingkungan digital akan semakin melebur ke dalam dunia fisik. Lingkungan ini tidak hanya akan membentuk kembali bagaimana orang terhubung dengan dunia virtual, tetapi juga mendefinisikan kemball segala sesuatu yang dibangun di dalamnya, bagaimana orang berinteraksi, dan kontrol yang mereka miliki.

3. The Unreal

Poin utama dari pembicaraan topik ini adalah synthetic data, di mana artificial intelligence (AI) menjadi pengetahuan dasar untuk membangun sebuah dunia. Dengan dunia maya yang akan menjadi realitas, kini saatnya bagi para pemimpin untuk mempersiapkan bisnis mereka dalam menghadapi tren ini.

Dari laporan TechVision 2022, sebanyak 92% eksekutif Indonesia melaporkan bahwa perusahaan mereka berkomitmen untuk melakukan validasi sumber data dan menggunakan otentik Al.

4. Computing the Impossible

Managing Director Head of Technology Lead for Indonesia, Retno Kusumawati, percaya akan semakin berkembangnya komputer di era modern.

"Mungkin kalian pernah dengan quantum computing, high performance computing. Komputer ini memproses data pakai yang energi lebih sedikit," jelas Retno.

Dari hasil laporan yang sama, 72% eksekutif Indonesia setuju bahwa komputer yang lebih canggih bisa mengubah perusahaan. 88% responden setuju next generation computing bisa menyelesaikan masalah yang tidak diselesaikan sebelumnya.

"Komputer berkembang sangat-sangat pesat, kita sekarang makin advanced dan advanced. Kita harus berpikir bagaimana kita beradaptasi. Very interesting, pandemic dipaksa berevolusi, lebih digital. Jadi, are you ready systemic change in the industry?" tandasnya.



Simak Video "Menengok Metaverse Fashion Week untuk Pertama Kalinya"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT