Masa Gelap Elon Musk, Korban Bully dan Benci Ayah Sendiri - Halaman 2

Masa Gelap Elon Musk, Korban Bully dan Benci Ayah Sendiri

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 12 Mei 2022 16:00 WIB
NEW YORK, NEW YORK - MAY 02: (L-R) Maye Musk and Elon Musk attend The 2022 Met Gala Celebrating
Elon Musk dan ibunya. Foto: Getty Images via AFP/JAMIE MCCARTHY

Mungkin terjadi pertarungan ego. Sang ayah juga orang kaya sukses sebagai konsultan teknik, istrinya model bernama Maye. Mereka dikaruniai 3 orang anak, Elon, Kimbal dan Tosca. Errol mengaku memanjakan mereka.

"Aku mengantar mereka sekolah dengan Rolls Royce. Kukira mereka jadi manja. Mungkin itu mengapa Elon bertingkah layaknya anak manja sekarang," sebut Errol.

"Pacarku yang berusia 30 tahun hamil dan kami memiliki anak. Kabar ini tersebar dan mereka menilai aku sebaiknya pergi ke panti jompo saja, tidak usah bersenang senang dan punya bayi," sebut Errol.

Errol terang-terangan terpikat dengan daun muda. "Istriku cantik, namun akan selalu ada gadis lebih cantik dan lebih muda. Aku sungguh mencintai Maye tapi aku jadi kacau," kisah Errol.

Elon kemudian pindah ke Kanada, lalu Amerika Serikat. Dari jauh, Errol menyaksikan anaknya jadi salah satu entrepreneur tersukses di dunia. Adiknya Kimbal juga berhasil jadi pengusaha restoran.

(fyk/fyk)