Mana yang Lebih Buruk, Lama Lihat TV, HP atau Laptop?

Mana yang Lebih Buruk, Lama Lihat TV, HP atau Laptop?

ADVERTISEMENT

Mana yang Lebih Buruk, Lama Lihat TV, HP atau Laptop?

Aisyah Kamaliah - detikInet
Minggu, 17 Apr 2022 19:01 WIB
Ilustrasi wanita lelah bekerja depan laptop
Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes
Jakarta -

Mana yang lebih buruk untuk kesehatan, lama lihat TV, HP atau laptop? Pertanyaan ini mungkin pernah terlintas di benak teman-teman. Lalu, jawabannya apa dong?

Jelas semua tergantung dari pemakaian. Yang pastinya, akan berbeda pemakaian antara HP, laptop atau perangkat elektronik lainnya seperti TV.

Melansir All Tech Talks, pemakaian TV tidak se-intens dengan laptop atau HP. Kita juga selalu diajarkan sedari dini untuk tidak terlalu dekat menatap layar TV sehingga mata lelah lebih bisa dihindari.

Selain itu, TV juga tidak memberikan banyak notifikasi yang bikin mata lelah ketimbang HP atau laptop. Kalau sedang ada jeda iklan, kita tidak selalu berada di depan TV dan melakukan aktivitas lain.

Sekarang urusan HP dan laptop, mana yang lebih buruk untuk kesehatan? Lagi-lagi ditekankan, semua tergantung dari bagaimana kamu memakai perangkat tersebut. HP lebih mudah diakses dimana saja dan kapan saja ketimbang laptop, tetapi penggunaan laptop juga seringkali lebih intens ketimbang smartphone. Butuh fokus tinggi untuk berada di depan laptop.

Namun, bicara soal kesehatan mata, keduanya bisa lebih baik dengan LCD atau LED yang memiliki filter untuk menghindari sinar biru yang buat mata lelah. Sudah banyak yang menjual juga filter ini kalau-kalau perangkat tidak menyediakan layar yang ramah mata -- walaupun sekarang perusahaan nampaknya sudah sadar dengan isu ini sehingga filte sudah termasuk bagian perangkat yang diluncurkan.

Kendati demikian, kajian soal kecanduan smartphone lebih umum ketimbang kecanduan nonton TV atau di depan laptop. Sudah banyak penelitian yang mengumbar dampak buruk kecanduan HP.

Salah satu peneliti menemukan bahwa hanya dengan kehadiran HP di tempat kerja, cenderung membuat orang lebih cemas dan berkinerja buruk pada tugas-tugas yang diberikan. Semakin berat penggunaan HP seseorang, semakin besar kecemasan yang mereka alami.

Sebuah studi tahun 2014 menemukan korelasi antara penggunaan media sosial yang tinggi dan depresi dan kecemasan. Pengguna, terutama remaja, cenderung membandingkan diri mereka secara tidak baik dengan teman-teman mereka di media sosial. Sehingga, ini bisa menimbulkan perasaan kesepian dan depresi.

Mana yang lebih buruk antara TV, HP dan laptop, semua tergantung dari seberapa intens dan bagaimana pemakaiannya dalam keseharian. Yang pasti, tetap moderasi dengan baik ya detikers pemakaian perangkat kalian.

[Gambas:Youtube]



(ask/rns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT