Bos Teknologi Rusia Tawarkan Rp 14 Miliar untuk Tangkap Putin

ADVERTISEMENT

Bos Teknologi Rusia Tawarkan Rp 14 Miliar untuk Tangkap Putin

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 04 Mar 2022 14:17 WIB
Alex Konanykhin
Alex Konanykhin. Foto: Facebook
Jakarta -

Seorang pebisnis Rusia jadi berita lantaran menawarkan USD 1 juta atau sekitar Rp 14 miliar bagi siapa yang bisa menangkap Presiden Rusia, Vladimir Putin. Ia menilai Putin bersalah atas kejahatan perang terkait invasi ke Ukraina.

"Saya berjanji untuk membayar USD 1 juta bagi mereka yang, sesuai dengan tugas konstitusionalnya, menangkap Putin sebagai penjahat perang di bawah hukum internasional dan Rusia," postingnya Alex Konanykhin di media sosial.

Bahkan sebelumnya, dia menulis Putin boleh ditangkap dalam keadaan hidup dan mati. Namun kemudian postingan itu dihapus oleh Facebook dan ia menyatakan hal itu bukan maksudnya.

"Meskipun hal semacam itu akan disambut oleh jutaan orang di seluruh dunia, saya percaya Putin harus dibawa ke pengadilan," tulisnya kemudian, seperti dikutip detikINET dari New York Post, Jumat (4/3/2022).

Alex berkebangsaan Rusia, tapi tempat tinggalnya di California, Amerika Serikat. Ia membelot dari Rusia dan sempat jadi buron. Di AS, Alex mendapat suaka politik dan kemudian menjalankan bisnisnya di sana.

Dia mendirikan berbagai usaha seperti marketplace online Syndicate News. Perusahaannya, KMGI, pernah membuat WikiExperts.US yang menulis artikel di Wikipedia untuk perusahaan. Kemudian ada TransparentBusiness, software yang dapat memonitor karyawan.

Alex juga dikenal sebagai investor perusahaan teknologi dengan nilai miliaran dolar. Dia dikenal kerap mengkritik Presiden Rusia Vladimir Putin.

"Putin bukan presiden Rusia karena dia berkuasa dengan operasi yang (antara lain) meledakkan apartemen di Rusia, kemudian melanggar konstitusi dengan menghapus pemilu bebas dan membunuh para lawannya," klaim Alex.

"Sebagai etnis dan penduduk Rusia, adalah tugas moral saya untuk mendukung de-nazi-fikasi Rusia. Saya akan terus membantu Ukraina dalam usaha heroiknya untuk bertahan," tambahnya.

Alex menyebut ia menawarkan uang itu sebagai bukti bahwa perang dengan Ukraina tidak didukung oleh banyak orang Rusia. "Jika ada cukup banyak orang membuat statemen yang sama, mungkin akan meningkatkan peluang Vladimir Putin ditangkap dan diadili," cetusnya lagi.



Simak Video "Istri Sekutu Putin Sebut Suaminya Ditahan-dipukuli Otoritas Ukraina"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT