5 Senjata Asing yang Dipakai Ukraina Gempur Rusia

5 Senjata Asing yang Dipakai Ukraina Gempur Rusia

Fino Yurio Kristo - detikInet
Senin, 28 Feb 2022 14:09 WIB
Bayraktar TB2
Drone Bayraktar TB2. Foto: Bayraktar
Jakarta -

Dalam peperangan melawan invasi Rusia, Ukraina mendapatkan bantuan dari beberapa negara asing dalam bentuk persenjataan yang mematikan. Berikut 5 di antaranya yang dikutip detikINET dari Daily Mail:

1. Rudal Javelin

Rudal anti tank Javelin dikirimkan Amerika Serikat ke Ukraina sekitar 300 unit dan ada sumbangan juga dari Estonia dan Inggris. Sesuai namanya, rudal ini kegunaan utamanya adalah menghancurkan tank musuh.

Sistem persenjataan Javelin dapat dipasangkan pada kendaraan taktis atau cukup digendong. Ketika ditembakkan, rudalnya akan melesat ke atas, lalu menghujam ke tank bagian atas di mana materialnya paling rentan.

Rudal JavelinRudal Javelin. Foto: Wikipedia

2. Next Generation Light Anti-tank Weapon

Next Generation Light Anti-tank Weapon ini adalah buatan Inggris dan Swedia, kegunaannya juga untuk menghancurkan tank seperti misi Javelin. Inggris setidaknya telah mengirimkan 2.000 unit ke Ukraina.

Next Generation Light Anti-tank Weapon ini lebih ringan dari Javelin namun tak kalah menghancurkan. Ia dapat menembak secara efektif ke sasaran diam atau bergerak dalam jarak sampai 600 meter.

3. Rudal Stringer

Latvia dan Lithuania diketahui mengirimkan misil Stringer ini. Rudal ini dapat digendong dan menggunakan teknologi infra merah untuk menembak sasaran yang terbang, terutama pesawat tempur atau helikopter.

Rudal Stringer pertama kali dikembangkan di Amerika Serikat pada tahun 1980-an dan saat ini digunakan oleh militer di 18 negara. Misilnya bersama sistem peluncur seberat kira-kira 15,2 kilogram.

4. Drone Bayraktar TB2

Bayraktar TB2 adalah drone tempur buatan Turki dengan harga sekitar USD 5 juta. Sebagian dari drone ini sudah dioperasikan Ukraina untuk menembak konvoi Rusia, dan Rusia juga mengklaim telah menjatuhkan beberapa di antaranya.

Bayraktar TB2Bayraktar TB2. Foto: Bayraktar

Bayraktar TB2 dapat terbang 24 jam siang dan malam di ketinggian maksimum sekitar 7.000 meter. Selain menyasar tank, dapat pula digunakan untuk menghancurkan bangunan seperti bunker.

5. Meriam Artileri 152mm

Republik Ceko diketahui mengirimkan beberapa unit meriam artileri 152mm untuk membantu Ukraina. Senjata ini didesain untuk menembak dari jarak jauh dan mendukung tim infantri menangkal musuh.

Senjata yang dikirimkan Ceko tersebut dapat menembakkan proyektil yang cukup mematikan sampai sejauh 40 kilometer dan sudah jamak diandalkan dalam konflik di era modern ini.



Simak Video "Rusia Tegaskan Tak Akan Gunakan Nuklir untuk Ukraina"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/rns)