2 Tahun Tutup Karena Pandemi, Microsoft Kembali Buka Kantor

2 Tahun Tutup Karena Pandemi, Microsoft Kembali Buka Kantor

Josina - detikInet
Selasa, 15 Feb 2022 14:25 WIB
A Microsoft logo is seen on an office building in New York City in this July 28, 2015 file photo. Microsoft Corp announced more big cuts to its smartphone business on Wednesday.  REUTERS/Mike Segar/File Photo
Logo Microsoft. Foto: Reuters/Mike Segar
Jakarta -

Setelah dua tahun ditutup dan mengalami banyak penundaan jadwal pembukaan pada tahun 2021, Microsoft akhirnya berencana untuk membuka kembali kantor sepenuhnya di negara bagian Washington tempat kantor pusat berdiri pada 28 Februari ini.

Keputusan Microsoft ini berdasarkan tingkat vaksinasi yang sudah tinggi serta adanya penurunan akan pasien rawat inap dan kematian akibat virus COVID-19.

"Tingkat vaksinasi yang tinggi di King County serta penurunan rawat inap dan kematian di negara bagian adalah "bagian dari apa yang memungkinkan kami untuk pindah ke tahap perjalanan kerja hibrida kami ini," ujar Chris Capossela, Microsoft Executive Vice President and Chief Marketing Officer melalui postingan blog resmi Microsoft.

Meski demikian, Microsoft tidak akan menetapkan persyaratan menyeluruh bagi karyawannya untuk kembali ke kantor. Sebagai gantinya, karyawan akan diberikan waktu 30 hari terhitung dari tanggal masuk 28 Februari untuk membuat penyesuaian pada rutinitas mereka dan mengadopsi preferensi kerja yang telah mereka sepakati dengan atasan mereka.

Selain Washington, kantor Bay Area perusahaan di California juga akan dibuka kembali sepenuhnya pada 28 Februari.

"Kami mengantisipasi banyak lokasi AS kami yang lain akan mengikuti jika kondisinya memungkinkan," kata Capossela.

Dalam beberapa minggu terakhir, perusahaan teknologi lain juga telah menyesuaikan rencana pembukaan kantor mereka. Seperti Meta yang dijadwalkan akan membuka kembali kantornya pada 28 Maret dan karyawan harus mendapatkan suntikan booster COVID-19 untuk kembali ke kantor.

Lalu karyawan Apple juga harus menyerahkan bukti vaksin booster COVID-19 atau memberikan tes antigen COVID-19 dengan hasil negatif untuk memasuki tempat kerja.

Sementara Google mengatakan pada bulan Desember lalu bahwa mereka akan menunggu sampai sekitar tahun ini untuk membuat rencana kembali ke kantor baru.



Simak Video "Internet Explorer Pensiun Setelah 27 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fyk)