Kantor Google Disebut Perancangnya Berdampak Negatif ke Karyawan

Kantor Google Disebut Perancangnya Berdampak Negatif ke Karyawan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Rabu, 26 Jan 2022 18:30 WIB
Kantor Google Dublin
Salah satu kantor Google. Foto: istimewa
Jakarta -

Kantor Google ataupun beberapa perusahaan teknologi lain memang menyenangkan karena fasilitasnya berlimpah ruah. Namun perancangnya malah menyesal dengan kondisi itu. Kenapa demikian?

Clive Wilkonson adalah arsitek kantor kenamaan dan sudah merancang markas besar Microsoft, Disney sampai Google. Ia merancang kantor pusat Google yang disebut Googleplex yang berlokasi di Mountain View, California.

Wilkinson membantu merancang kampus Google itu setelah menang dalam kompetisi desainnya. Ia bekerja langsung dengan pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin.

Kantor Google itu dirancang memudahkan karyawan untuk kolaborasi. Kemudian yang terkenal adalah fasilitas untuk pegawai, dari restoran dengan makanan gratis, ruang pijat, layanan laundri, taman, lapangan voli, kolam renang dan lain sebagainya.

Namun justru karena itulah Wilkinson belakangan menyesal merancang fasilitas-fasilitas menyenangkan itu. Bahkan ia menyebut kantor semacam itu membuat karyawan ketergantungan dan bisa menjadi situasi berbahaya.

"Gagasan bahwa Anda bisa menyediakan segalanya untuk mendukung pegawai di kantor tampaknya sangat murah hati. Namun juga ada banyak potensi dampak negatif," katanya seperti dikutip detikINET dari KQED.

Dia menilai mengaburkan batas antara pekerjaan dan kehidupan yang membuat karyawan betah di kantor, pada akhirnya yang paling diuntungkan tetap perusahaan. Walaupun karyawan bahagia, ada potensi burn out.

"Keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan tidak bisa dicapai dengan menghabiskan seluruh hidup Anda di kantor. Hal ini tidak nyata, tidak terlibat dengan dunia," kata dia.

Karena seluruh makanan dan minuman disediakan gratis, maka karyawan tak punya alasan untuk menjelajah restoran lokal. Dengan kata lain, mereka terlalu terpaku di tempat kerja.

Namun demikian, tentu saja Google sampai saat ini masih menjadi salah satu raksasa teknologi paling favorit untuk bekerja dan belum pernah terjadi protes yang signifikan. Selain fasilitas kantor Google amat lengkap, gaji yang diberikan pun tergolong amat tinggi.



Simak Video "Anak Google di Rusia Terancam Bangkrut"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/rns)