Geser Instagram, TikTok Kini Jadi Medsos Pilihan Gen Z

Geser Instagram, TikTok Kini Jadi Medsos Pilihan Gen Z

Virgina Maulita Putri - detikInet
Sabtu, 20 Nov 2021 20:36 WIB
FILE - In this July 21, 2020 file photo, a man opens social media app TikTok on his cell phone, in Islamabad, Pakistan. President Donald Trump said Saturday, Sept. 19, 2020 he’s given his “blessing” to a proposed deal between Oracle and Walmart for the U.S. operations of TikTok, the Chinese-owned app he’s targeted for national security and data privacy concerns. (AP Photo/Anjum Naveed, File)
Geser Instagram, TikTok Kini Jadi Medsos Pilihan Gen Z Foto: AP/Anjum Naveed
Jakarta -

Popularitas Instagram di kalangan pengguna berusia remaja mulai menurun. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Forrester, pengguna internet remaja kini lebih memilih menggunakan TikTok.

Survei Forrester menargetkan 4.602 pengguna internet berusia 12-17 tahun di Amerika Serikat. Mereka menemukan 63% responden menggunakan TikTok setiap minggu, sedangkan 57% responden memilih Instagram. Temuan ini setidaknya juga menjadi gambaran di negara lain di mana TikTok semakin populer.

Jika dibandingkan dengan hasil survei di tahun sebelumnya, Instagram mengalami penurunan sebesar empat poin dari 61% di tahun 2020 menjadi 57% di tahun 2021. Sementara TikTok mengalami kenaikan sebesar 13 poin dari 50% di tahun 2020 menjadi 63% di tahun ini.

Menurut VP Research Director Forrester Mike Proulx, TikTok menjadi medsos pilihan Gen Z karena tiga faktor utama yaitu lebih menghibur, video pendek yang lebih beragam, dan komunitas yang positif.

"Kami mendengar dari anak muda Gen Z bahwa mereka melihat TikTok lebih lucu dan lebih positif dibandingkan platform media sosial lainnya," kata Proulx, seperti dikutip dari CNBC.

"Salah satu pembedanya yang paling kuat adalah komunitas kreator. Meski fitur dan fungsi TikTok bisa diambil oleh kompetitor, rasa kebersamaan adalah rahasia yang tidak bisa disalin ke platform media sosial lain, tidak peduli berapa banyak uang yang diberikan kompetitor sebagai 'insentif' kepada kreator konten," sambungnya.

Instagram sendiri memiliki fitur pesaing TikTok bernama Reels yang diluncurkan tahun lalu. CEO Meta Mark Zuckerberg mengatakan Reels akan menjadi fokus penting bagi Instagram dan Facebook ke depannya.

Bulan lalu, Facebook mengumumkan akan merombak layanannya, termasuk Instagram, untuk melayani pengguna berusia muda dengan lebih baik. Saat itu, Zuckerberg mengatakan TikTok merupakan salah satu kompetitor paling efektif yang pernah mereka hadapi.

Tapi TikTok bukanlah platform media sosial di kalangan Gen Z di AS. Posisi itu dipegang oleh YouTube yang pada tahun 2021 digunakan oleh 72% pengguna internet remaja, naik dari 69% pada tahun 2020.

Platform video pendek lain yang menjadi favorit pengguna remaja adalah Snapchat. Aplikasi itu digunakan oleh 54% Gen Z AS setiap minggu pada tahun ini.



Simak Video "Dubsmash, Aplikasi Saingan TikTok Akan Dimatikan Februari 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/rns)