Fotonya Dijual di Marketplace, Ini Tanggapan Rektor ITB

Fotonya Dijual di Marketplace, Ini Tanggapan Rektor ITB

Dony Indra Ramadhan - detikInet
Sabtu, 13 Nov 2021 15:00 WIB
Foto Rektor ITB Dijual Jadi NFT
Fotony Dijual di Marketplace, Ini Tanggapan Rektor ITB Foto: Fitraya Ramadhanny/detikcom
Bandung -

Foto Rektor ITB Prof Reini Wirahadikusumah dijual dalam bentuk NFT di sebuah marketplace OpenSea. Apa tanggapan Reini usai aset digital itu dijual?

"Karena tidak ada identitas penulis, pesan yang disampaikan menurut saya isinya tidak jelas, termasuk tidak jelas ditujukan kepada siapa. Maka saya tidak dapat meresponsnya," ucap Reini dalam keterangan tertulis yang disampaikan Kepala Biro Komunikasi dan Humas Naomi Haswanto kepada detikcom, Jumat (12/11/2021).

Reini menuturkan bila penjual tersebut memang merupakan mahasiswa ITB, pihaknya menegaskan tidak anti kritik. Selama ini, kata Reini, ITB kerap menerima masukan dan sama-sama mencari solusi.

"Masalah mahasiswa dapat disampaikan melalui Wali Akademik masing-masing, melalui Bimbingan Konseling, bahkan dapat juga melalui peer counsellors (rekan sesama mahasiswa) secara langsung, atau menggunakan aplikasi GaneCare apabila ingin berdiskusi secara anonim," kata dia.

Reini mengatakan isu jual beli pada platform digital memang kerap dilakukan dari luar wilayah RI. Apalagi ditambah kompleksitas masalah dan tidak jelasnya identitas pihak-pihak yang bertransaksi.

"Atas kondisi ini, ITB sebagai institut teknologi menyadari besarnya tantangan loopholes dalam sistem hukum teknologi digital di Indonesia. Ini masalah kita bersama dan ITB siap berkontribusi mencari solusinya, tentu bersama-sama dengan Pemerintah dan pihak-pihak lain," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, dua foto Reini berbentuk potrait itu mengenakan almamater ITB, bedanya yang satu angle-nya full body atau diambil dengan cara medium shoot dan foto kedua diambil dengan cara close up.

"#ReiniOut. Ibu Rektor Tercinta #1," tulis judul foto yang diupload pemilik akun ITB1920.

Postingan itu juga dibubuhi deskripsi bernada kritikan terhadap Rektor ITB. Diduga, foto ini diupload oleh mahasiswa ITB, sebagai bentuk protes terhadap rektor.

Seperti ini keterangannya:

Masuk ke ITB, kukira aku akan mendapati kesempatan yang berimbang bagi semua. Tanpa melihat seperti apa aku dahulu, tanpa melihat rupa dan dari mana aku berasal, juga tanpa melihat seberapa banyak materi yang kumiliki. Padahal setahuku, setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu. Kukira juga, hati seorang ibu memiliki ketulusan yang tak terbatas pada anak-anaknya. Memberi apa yang dibutuhkan bagi anaknya untuk berkembang, sesuai apa yang sudah menjadi haknya, untuk menjelajah seisi kota dan dunia; untuk tinggal dan berbuat demi masa yang jauh lebih baik.

Namun apa yang kulihat nyatanya berbeda. Ibuku mengelak saat diajak bicara, ibuku lebih memilih tersenyum pada dunia dan berpaling dari anaknya. Menganggap kita tiada, menganggap kita bukan manusia nyata. Materiku diambil tanpa terasa berguna, aku merasa hampa. Aku merasa berduka, kesempatanku dan penerus bangsa kurasa sudah tiada; aku rasa kami telah dianggap mati sejak lama.

Belum diketahui, siapa pemilik akun yang mengupload dua foto Rektor ITB. Hingga berita ini ditulis, dua foto tersebut sudah dilihat 1.200 views.

Tonton juga Video: Oscar 2021 Abadikan Chadwick Boseman dengan Karya 3D NFT

[Gambas:Video 20detik]



(vmp/vmp)